قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ أَتَاكُمْ عَذَابُهُ بَيَاتًا أَوْ نَهَارًا مَاذَا يَسْتَعْجِلُ مِنْهُ الْمُجْرِمُونَ
Katakanlah, “Terangkanlah kepadaku, jika azab-Nya datang kepada kalian pada waktu malam atau siang hari, azab manakah yang diminta disegerakan darinya oleh para pendurhaka?”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ أَتَاكُمْ عَذَابُهُ بَيَاتًا أَوْ نَهَارًا مَاذَا يَسْتَعْجِلُ مِنْهُ الْمُجْرِمُونَqul a-ra'aytum in ataakum 'adzaabuhu bayaatan aw nahaaran maadzaa yasta'jilu minhu l-mujrimuunakatakanlah, terangkanlah kepadaku, jika azab-Nya datang kepada kalian pada waktu malam atau siang hari, azab manakah yang diminta disegerakan darinya oleh para pendurhaka
Terjemahan per kata (12 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- أَرَأَيْتُمْa-ra'aytumapakah kalian melihat
- إِنْinjika
- أَتَاكُمْataakumdatang kepada kalian
- عَذَابُهُ'adzaabuhuazab-Nya
- بَيَاتًاbayaatanpada malam hari
- أَوْawatau
- نَهَارًاnahaaransiang
- مَاذَاmaadzaaapa
- يَسْتَعْجِلُyasta'jilumeminta disegerakan
- مِنْهُminhudarinya
- الْمُجْرِمُونَl-mujrimuunapara pendosa
Inti bacaan
Pertanyaan tajam: 'azab manakah yang diminta disegerakan?', menyingkap absurditas meminta sesuatu yang sebenarnya merugikan diri sendiri untuk dipercepat kedatangannya. Konkretnya: kadang permintaan yang tergesa-gesa (menuntut 'buktikan sekarang juga') sebenarnya menuntut sesuatu yang, jika benar-benar terwujud, justru merugikan pihak yang menuntutnya sendiri, memeriksa apakah tuntutan segera itu benar-benar demi kepentingan sendiri sebelum terus mendesaknya.
Tafsiran
Pertanyaan balik ini menyingkap absurditas permintaan mempercepat azab: begitu azab benar-benar datang, tidak ada bagian darinya yang akan diinginkan siapa pun untuk dipercepat; tuntutan itu hanya masuk akal selama azab masih berupa ancaman abstrak.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh bertanya apakah azab itu datang malam atau siang. Dua kemungkinan. Yang meminta disegerakan tidak pernah memikirkan bahwa waktunya bukan miliknya.
- Allah menyuruh bertanya azab manakah yang mereka minta disegerakan. Pertanyaannya mengembalikan permintaan mereka. Yang dituntut diminta menyebut sendiri apa yang ia inginkan.
- Allah membuka dengan menyuruh mereka menerangkan. Bukan menerangkan kepada mereka. Yang diminta berpikir adalah yang menuntut, bukan yang dituntut.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, r-a-y, a-t-y, '-dz-b, b-y-t, n-h-r, '-j-l, j-r-m): ara'aytum diterjemahkan 'terangkan/apa pendapat kalian' (akar r-'-y); bayaatan diterjemahkan 'malam'; yasta'jilu diterjemahkan 'meminta disegerakan' (akar '-j-l); mujrimuun diterjemahkan 'para pendurhaka' (akar j-r-m). gloss '(Nabi Muhammad)/(siksa)' dibuang.