وَلَوْ أَنَّ لِكُلِّ نَفْسٍ ظَلَمَتْ مَا فِي الْأَرْضِ لَافْتَدَتْ بِهِ ۗ وَأَسَرُّوا النَّدَامَةَ لَمَّا رَأَوُا الْعَذَابَ ۖ وَقُضِيَ بَيْنَهُمْ بِالْقِسْطِ ۚ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ
Dan sekiranya setiap jiwa yang berbuat zalim memiliki apa yang ada di bumi, tentu ia menebus diri dengannya. Dan mereka menyembunyikan penyesalan ketika melihat azab. Dan diputuskanlah di antara mereka dengan adil, dan mereka tidak dizalimi.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَلَوْ أَنَّ لِكُلِّ نَفْسٍ ظَلَمَتْ مَا فِي الْأَرْضِ لَافْتَدَتْ بِهِwa-law anna li-kulli nafsin zhalamat maa fii l-ardi la-ftadat bihidan sekiranya setiap jiwa yang berbuat zalim memiliki apa yang ada di bumi, tentu ia menebus diri dengannya
- وَأَسَرُّوا النَّدَامَةَ لَمَّا رَأَوُا الْعَذَابَwa-asarruu n-nadaamata lammaa ra'awu l-adzaabadan mereka menyembunyikan penyesalan ketika melihat azab
- وَقُضِيَ بَيْنَهُمْ بِالْقِسْطِwa-qudiya baynahum bi-l-qistidan diputuskanlah di antara mereka dengan adil
- وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَwa-hum laa yuzhlamuunadan mereka tidak dizalimi
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar k-l-l, n-f-s, zh-l-m, a-r-d, f-d-y, s-r-r, n-d-m, r-a-y, '-dz-b, q-d-y, b-y-n, q-s-t): iftadat diterjemahkan 'menebus diri' (akar f-d-y); asarruu diterjemahkan 'menyembunyikan' (akar s-r-r); nadaamah diterjemahkan 'penyesalan' (akar n-d-m); bi-l-qist diterjemahkan 'dengan adil' (akar q-s-t). gloss '(mempunyai)/(oleh Allah)/(sedikit pun)' dibuang.
Aplikasi
Skenario hipotetis yang tajam: bahkan jika memiliki seluruh kekayaan bumi untuk ditebuskan, itu tidak akan cukup pada momen konsekuensi tiba, sumber daya material tidak bisa menggantikan apa yang sebenarnya sudah terjadi/dilakukan. Konkretnya: pada titik tertentu, tidak ada jumlah kompensasi material yang bisa menebus kerusakan yang sudah dilakukan atau kesempatan yang sudah dilewatkan, kesadaran ini mendorong keseriusan bertindak benar sejak awal, bukan berasumsi bisa 'membeli jalan keluar' nanti.