وَمَا ظَنُّ الَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَشْكُرُونَ
Dan apakah dugaan orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah pada hari kiamat? Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia atas manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak bersyukur.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمَا ظَنُّ الَّذِينَ يَفْتَرُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ يَوْمَ الْقِيَامَةِwa-maa zhannu lladziina yaftaruuna alaa llaahi l-kadziba yawma l-qiyaamatidan apakah dugaan orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah pada hari kiamat
- إِنَّ اللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَشْكُرُونَinna llaaha la-dzuu fadlin alaa n-naasi wa-laakinna aktsarahum laa yashkuruunasesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia atas manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak bersyukur
Aplikasi
Pertanyaan retoris yang menantang: apa sebenarnya yang diharapkan oleh orang yang mengada-adakan kebohongan tentang hal fundamental akan terjadi pada mereka di hari pertanggungjawaban? Konkretnya: memikirkan konsekuensi jangka panjang dari kebohongan yang dibuat tentang hal-hal fundamental (bukan hanya manfaat jangka pendeknya) adalah pertimbangan yang layak dilakukan sebelum membuat klaim besar yang tidak berdasar, apa sebenarnya yang diharapkan terjadi setelah kebenaran terungkap?
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini selaras utk sisi-hamba ('bersyukur'; profil verba terjemahan lain 42/42 seragam). Konvensi shkr: manusia diterjemahkan 'bersyukur' (tanpa penanda intensitas; contoh serupa ghaffaar), Allah diterjemahkan 'mengganjar'/'pengganjar' (6 ayat, SEMUA indefinit diterjemahkan kecil tanpa 'Maha'), masykuur diterjemahkan 'diganjar'. Pembeda: 76:22 jazaa'≠mashkuur sesisian; 'menerima' milik akar q-b-l, 'menyambut' milik akar t-w-b; antonim kufr (76:3, 14:7, 27:40). Lih.. sebagian penerjemah: 'And what will those who invent lies1 about God think on the Day of Resurrection? Antonim resmi kufr ('contr. of kufraan') = menutupi (nikmat).