لَهُمُ الْبُشْرَىٰ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ ۚ لَا تَبْدِيلَ لِكَلِمَاتِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat Allah. Demikian itulah kemenangan yang agung.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. لَهُمُ الْبُشْرَىٰ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِlahumu l-busyraa fii l-hayaati d-dunyaa wa-fii l-aakhiratibagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan di akhirat
  2. لَا تَبْدِيلَ لِكَلِمَاتِ اللَّهِlaa tabdiila li-kalimaati llaahitidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat Allah
  3. ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُdzaalika huwa l-fawzu l-'azhiimudemikian itulah kemenangan yang agung

Terjemahan per kata (15 kata)

  1. لَهُمُlahumubagi mereka
  2. الْبُشْرَىٰl-busyraakabar gembira
  3. فِيfiidi dalam
  4. الْحَيَاةِl-hayaatikehidupan
  5. الدُّنْيَاd-dunyaadunia
  6. وَفِيwa-fiidan pada
  7. الْآخِرَةِl-aakhiratiakhirat
  8. لَاlaatidak
  9. تَبْدِيلَtabdiilaperubahan
  10. لِكَلِمَاتِli-kalimaatibagi kalimat-kalimat
  11. اللَّهِllaahiAllah
  12. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  13. هُوَhuwaitulah
  14. الْفَوْزُl-fawzukemenangan
  15. الْعَظِيمُl-'azhiimuMahaagung

Inti bacaan

Ganjaran yang dijanjikan mencakup kedua dunia sekaligus ('di dunia dan di akhirat'), kebaikan tidak ditunda seluruhnya sampai nanti, ada manfaat yang dirasakan sekarang juga. Konkretnya: komitmen pada nilai yang baik membawa manfaat ganda, kebaikan yang dirasakan langsung dalam kehidupan sekarang, bukan semata-mata janji yang ditunda tanpa batas ke masa depan, ini memberi motivasi konkret untuk konsistensi hari ini, bukan hanya harapan abstrak jangka panjang.

Tafsiran

Kepastian janji ini ('tidak ada perubahan') menjadi jaminan yang berdiri di luar kondisi manusia: berita gembira bukan janji yang bisa berubah sewaktu-waktu, melainkan ketetapan yang menjadi kemenangan itu sendiri.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut berita gembira bagi mereka di dunia dan di akhirat. Dua-duanya. Yang dijanjikan tidak seluruhnya ditunda.
  • Allah menegaskan tak ada perubahan bagi kalimat-kalimat-Nya. Janji itu tak bisa ditarik. Yang menjamin bukan besarnya janji, melainkan bahwa ia tak bergeser.
  • Penutupnya menyebut itulah kemenangan yang agung. Sesudah menyebut janji yang tak berubah. Yang disebut kemenangan bukan hasilnya, melainkan kepastian yang menyertainya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

azhiim diterjemahkan 'agung' (takrif diterjemahkan 'Sang Agung'; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.