وَلَا يَحْزُنْكَ قَوْلُهُمْ ۘ إِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا ۚ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Janganlah engkau bersedih oleh perkataan mereka. Sesungguhnya kedigdayaan itu seluruhnya milik Allah. Dia mendengar lagi berilmu.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَلَا يَحْزُنْكَ قَوْلُهُمْwa-laa yahzunka qawluhumjanganlah engkau bersedih oleh perkataan mereka
- إِنَّ الْعِزَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًاinna l-'izzata li-llaahi jamii'ansesungguhnya kedigdayaan itu seluruhnya milik Allah
- هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُhuwa s-samii'u l-'aliimuDia mendengar lagi berilmu
Terjemahan per kata (10 kata)
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- يَحْزُنْكَyahzunkamenyedihkanmu
- قَوْلُهُمْqawluhumperkataan mereka
- إِنَّinnasesungguhnya
- الْعِزَّةَl-'izzatakemuliaan
- لِلَّهِli-llaahibagi Allah
- جَمِيعًاjamii'ansemuanya
- هُوَhuwaDia
- السَّمِيعُs-samii'uYang Mendengar
- الْعَلِيمُl-'aliimuSang Berilmu
Inti bacaan
Nasihat emosional langsung: 'janganlah engkau sedih oleh perkataan mereka', diikuti alasan yang jelas (kekuatan sejati bukan pada mereka yang mengkritik). Konkretnya: tidak membiarkan kata-kata kritik atau ejekan orang lain menentukan kestabilan emosional diri sendiri adalah keterampilan penting, mengingat kembali di mana sumber kekuatan/validitas yang sesungguhnya berada membantu meredam dampak emosional dari kritik yang tidak berdasar.
Tafsiran
Penghiburan ini bersandar pada kepemilikan mutlak Allah atas kedigdayaan: kesedihan atas perkataan penolak menjadi tidak perlu begitu disadari bahwa kekuatan sesungguhnya sama sekali tidak berada di tangan mereka yang menolak.
Renungan dan Hikmah
- Allah melarang bersedih oleh perkataan mereka. Perasaan yang diurus. Yang diperintahkan bukan membalas, melainkan tidak menanggungnya.
- Alasannya: kedigdayaan itu seluruhnya milik-Nya. Kata seluruhnya dipakai. Yang mereka pakai menekan bukan milik mereka sedikit pun.
- Penutupnya menyebut Dia mendengar lagi berilmu. Mendengar perkataan itu. Yang tersakiti tidak sendirian menanggung apa yang diucapkan orang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (terjemahan lain 'kekuasaan', belahan ketiga utk nomina yang sama). Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.