قَالُوا اتَّخَذَ اللَّهُ وَلَدًا ۗ سُبْحَانَهُ ۖ هُوَ الْغَنِيُّ ۖ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۚ إِنْ عِنْدَكُمْ مِنْ سُلْطَانٍ بِهَٰذَا ۚ أَتَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ

Mereka berkata, “Allah mengangkat anak.” Mahasuci Dia. Dia berkecukupan. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Kalian tidak mempunyai alasan kuat tentang ini. Pantaskah kalian mengatakan tentang Allah apa yang tidak kalian ketahui?

Terjemahan bertahap (6 jeda)
  1. قَالُوا اتَّخَذَ اللَّهُ وَلَدًاqaaluu ttakhadza llaahu waladanmereka berkata, Allah mengangkat anak
  2. سُبْحَانَهُsubhaanahuMahasuci Dia
  3. هُوَ الْغَنِيُّhuwa l-ghaniyyuDia berkecukupan
  4. لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِlahu maa fii s-samaawaati wa-maa fii l-ardimilik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi
  5. إِنْ عِنْدَكُمْ مِنْ سُلْطَانٍ بِهَٰذَاin indakum min sultaanin bi-haadzaakalian tidak mempunyai alasan kuat tentang ini
  6. أَتَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَa-taquuluuna alaa llaahi maa laa ta'lamuunapantaskah kalian mengatakan tentang Allah apa yang tidak kalian ketahui
Catatan pilihan kata (ringkas)

C3 passthrough: kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP); lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = passthrough terjemahan lain (selaras). Lih.. sebagian penerjemah: 'They say: “God has taken a son.” Glory1 be to Him! He is the Free from Need; to Him belongs what is in the heavens and what is in the earth!

Aplikasi

Argumen logis: kecukupan diri sepenuhnya (al-ghaniyy, tidak membutuhkan apa pun) menjadi dasar penolakan konsep kebutuhan akan keturunan, kebutuhan akan kelangsungan lewat anak hanya relevan bagi yang terbatas dan fana. Konkretnya: kebutuhan akan warisan/kelangsungan lewat sesuatu di luar diri (anak, karya, nama) adalah ciri dari keterbatasan, memahami perbedaan antara yang benar-benar berkecukupan dan yang masih membutuhkan legacy eksternal membantu menilai klaim tentang apa yang sesungguhnya 'lengkap' tanpa kekurangan.