مَتَاعٌ فِي الدُّنْيَا ثُمَّ إِلَيْنَا مَرْجِعُهُمْ ثُمَّ نُذِيقُهُمُ الْعَذَابَ الشَّدِيدَ بِمَا كَانُوا يَكْفُرُونَ
Kesenangan di dunia, kemudian kepada Kami tempat kembali mereka, kemudian Kami rasakan kepada mereka azab yang keras karena mereka selalu kufur.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- مَتَاعٌ فِي الدُّنْيَا ثُمَّ إِلَيْنَا مَرْجِعُهُمْ ثُمَّ نُذِيقُهُمُ الْعَذَابَ الشَّدِيدَ بِمَا كَانُوا يَكْفُرُونَmataa'un fii d-dunyaa tsumma ilaynaa marji'uhum tsumma nudziiquhumu l-adzaaba sh-shadiida bi-maa kaanuu yakfuruunakesenangan di dunia, kemudian kepada Kami tempat kembali mereka, kemudian Kami rasakan kepada mereka azab yang keras karena mereka selalu kufur
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar m-t-', d-n-w, r-j-', dz-w-q, '-dz-b, sh-d-d, k-w-n, k-f-r): mataa' diterjemahkan 'kesenangan'; marji' diterjemahkan 'tempat kembali' (akar r-j-'); nudhiiqu diterjemahkan 'Kami rasakan (membuat merasakan)' (akar dz-w-q); adhaab shadiid diterjemahkan 'azab yang keras' (شديد DECIDED='keras'). gloss '(Bagi mereka)/(sesaat)/(ketika)' dibuang.
Aplikasi
Kontras waktu ditegaskan lagi: 'kesenangan di dunia, kemudian kepada Kami tempat kembali mereka', kenikmatan sementara diletakkan dalam kerangka waktu yang lebih besar, bukan dipandang sebagai tujuan akhir itu sendiri. Konkretnya: menilai kenikmatan/pencapaian sesaat dalam kerangka waktu yang lebih panjang (bukan sebagai tujuan akhir yang berdiri sendiri) membantu menempatkan kepuasan sesaat secara proporsional terhadap makna yang lebih besar.