فَإِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَمَا سَأَلْتُكُمْ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَى اللَّهِ ۖ وَأُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Jika kalian berpaling, aku tidak meminta imbalan sedikit pun dari kalian. Imbalanku tidak lain hanyalah dari Allah. Dan aku diperintah agar aku termasuk golongan orang-orang yang berserah diri.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. فَإِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَمَا سَأَلْتُكُمْ مِنْ أَجْرٍfa-in tawallaytum fa-maa sa'altukum min ajrinjika kalian berpaling, aku tidak meminta imbalan sedikit pun dari kalian
  2. إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَى اللَّهِin ajriya illaa alaa llaahiimbalanku tidak lain hanyalah dari Allah
  3. وَأُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ مِنَ الْمُسْلِمِينَwa-umirtu an akuuna mina l-muslimiinadan aku diperintah agar aku termasuk golongan orang-orang yang berserah diri
Catatan pilihan kata (ringkas)

terjemahan lain merender s-l-m di sini via 'muslim'. terjemahan ini menyeragamkan DALAM cabang keberserahan; sisi-keadaan (salaam/saliim) = 'keselamatan/damai', TIDAK diseragamkan lintas cabang. Rollout cabang keberserahan akar akar s-l-m. 'muslim' diterjemahkan 'orang yang berserah diri' meng-universalkan istilah (bdk QS 3:83: seluruh ciptaan 'aslama'), konsisten dgn sikap keberserahan=orientasi hati, bukan keanggotaan institusi (FDI_FRAMEWORK_DIIN -2). PASS: retrofit kau/engkau/kalian menyusul. sebagian penerjemah: '“And if you turn away, then have I asked of you no reward; my reward is only upon God; and I have been commanded to be among those submitting.”' Akar akar s-l-m (slm), cabang KEBERSERAHAN (aslama/islaam/muslim/mustaslim). Diverifikasi corpus Leeds (127 ayat slm; cabang keberserahan 66). Konvensi terjemahan ini (Pak FD 2026-07-15): islaam diterjemahkan 'keberserahan(-diri)', aslama diterjemahkan 'berserah diri', muslim diterjemahkan 'orang yang berserah diri'. Lih. Versi lama catatan ini keliru di kedua titik itu; lih. C1).

Aplikasi

Pengulangan prinsip tanpa-imbalan: 'aku tidak meminta imbalan sedikit pun dari kalian', motif yang murni tanpa kepentingan pribadi, diulang di berbagai kisah nabi berbeda sebagai pola yang konsisten.