فَلَمَّا جَاءَهُمُ الْحَقُّ مِنْ عِنْدِنَا قَالُوا إِنَّ هَٰذَا لَسِحْرٌ مُبِينٌ

Maka ketika kebenaran datang kepada mereka dari sisi Kami, mereka berkata, “Sesungguhnya ini benar-benar sihir yang nyata.”

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. فَلَمَّا جَاءَهُمُ الْحَقُّ مِنْ عِنْدِنَا قَالُوا إِنَّ هَٰذَا لَسِحْرٌ مُبِينٌfa-lammaa jaa'ahumu l-haqqu min 'indinaa qaaluu inna haadzaa la-sihrun mubiinunmaka ketika kebenaran datang kepada mereka dari sisi Kami, mereka berkata, sesungguhnya ini benar-benar sihir yang nyata

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
  2. جَاءَهُمُjaa'ahumudatang kepada mereka
  3. الْحَقُّl-haqqukebenaran
  4. مِنْmindari
  5. عِنْدِنَا'indinaadi sisi Kami
  6. قَالُواqaaluumereka berkata
  7. إِنَّinnasesungguhnya
  8. هَٰذَاhaadzaaini
  9. لَسِحْرٌla-sihrunbenar-benar sihir
  10. مُبِينٌmubiinunyang nyata

Inti bacaan

Respons pertama terhadap kebenaran yang jelas adalah pelabelan cepat sebagai 'sihir yang nyata', reaksi defensif yang menolak evaluasi jujur, menggantinya dengan kategori yang mudah diabaikan.

Penjelasan pilihan kata

'ini' (haadzaa, tanpa -ka) demonstratif dekat konsisten.

Tafsiran

Tuduhan sihir kembali muncul sebagai pola berulang lintas kisah nabi-nabi: kebenaran yang datang dari sumber ilahi konsisten disambut dengan label yang sama, menyingkap pola penolakan yang tak bergantung pada isi pesan.

Renungan dan Hikmah

  • Label yang sama muncul lagi di kisah ini. Sihir yang nyata. Allah merekam kalimat yang dipakai berulang.
  • Yang datang disebut kebenaran, yang dinamai disebut sihir. Dua sebutan untuk satu hal. Yang satu dari atas, yang lain dari mereka.
  • Reaksinya cepat, sebelum sempat ditimbang. Allah menyebut waktunya: ketika kebenaran datang. Bukan sesudah dipelajari.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-y-a, h-q-q, '-n-d, q-w-l, s-h-r, b-y-n): al-haqq diterjemahkan 'kebenaran' (akar h-q-q; terjemahan lain '(mukjizat)', dibuang); sihr mubiin diterjemahkan 'sihir yang nyata' (akar s-h-r). gloss '(mukjizat)' dibuang.