قَالَ مُوسَىٰ أَتَقُولُونَ لِلْحَقِّ لَمَّا جَاءَكُمْ ۖ أَسِحْرٌ هَٰذَا وَلَا يُفْلِحُ السَّاحِرُونَ
Musa berkata, “Apakah kalian mengatakan terhadap kebenaran ketika ia datang kepada kalian, ‘Sihirkah ini?’ Padahal para penyihir tidak akan beruntung.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالَ مُوسَىٰ أَتَقُولُونَ لِلْحَقِّ لَمَّا جَاءَكُمْqaala muusaa a-taquuluuna li-l-haqqi lammaa jaa'akumMusa berkata, apakah kalian mengatakan terhadap kebenaran ketika ia datang kepada kalian
- أَسِحْرٌ هَٰذَا وَلَا يُفْلِحُ السَّاحِرُونَa-sihrun haadzaa wa-laa yuflihu s-saahiruunasihirkah ini? padahal para penyihir tidak akan beruntung
Terjemahan per kata (11 kata)
- قَالَqaalaberkata
- مُوسَىٰmuusaaMusa
- أَتَقُولُونَa-taquuluunaapakah kalian mengatakan
- لِلْحَقِّli-l-haqqipada kebenaran
- لَمَّاlammaaketika
- جَاءَكُمْjaa'akumdatang kepada kalian
- أَسِحْرٌa-sihrunapakah sihir
- هَٰذَاhaadzaaini
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- يُفْلِحُyuflihuberuntung
- السَّاحِرُونَs-saahiruunapara penyihir
Inti bacaan
Musa membalikkan pertanyaan dengan tajam: 'Apakah kalian mengatakan terhadap kebenaran ketika ia datang, sihirkah ini?', menyingkap absurditas melabeli sesuatu sebagai penipuan hanya karena baru dan menantang, tanpa evaluasi jujur. Konkretnya: melabeli sesuatu yang baru dan menantang sebagai 'tipuan' atau 'terlalu bagus untuk jadi nyata' tanpa benar-benar mengevaluasinya adalah reaksi defensif yang menghindari evaluasi jujur, mempertanyakan kembali reaksi pertama yang terlalu cepat menolak sesuatu adalah kebiasaan berpikir yang sehat.
Penjelasan pilihan kata
'ini' (haadzaa, tanpa -ka) demonstratif dekat konsisten.
Tafsiran
Musa membalikkan tuduhan dengan argumen logis: jika ini benar sihir, mengapa pembawanya (menurut logika mereka sendiri soal penyihir) justru dijamin tidak beruntung? Tuduhan itu runtuh dari dalam premisnya sendiri.
Renungan dan Hikmah
- Musa tidak membantah tuduhannya; ia bertanya tentang cara mereka menyebut kebenaran dari Allah yang baru datang. Yang dipersoalkan reaksinya. Sebuah pertanyaan tentang cara menanggapi lebih sulit dijawab daripada bantahan atas isinya.
- Alasan yang dipakai justru anggapan mereka sendiri: para penyihir tidak akan beruntung. Bantahannya berdiri di atas keyakinan lawan. Tuduhan yang runtuh oleh premisnya sendiri tidak menyisakan tempat untuk berdebat tentang bukti.
- Keterangan yang dilekatkan ketika ia datang kepada kalian. Kebenaran itu disebut sudah sampai, bukan sedang ditawarkan. Dan Allah merekam bahwa yang dipersoalkan bukan kedatangannya, melainkan kalimat pertama yang keluar begitu ia tiba.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, h-q-q, j-y-a, s-h-r, f-l-h): al-haqq diterjemahkan 'kebenaran' (akar h-q-q); sihr diterjemahkan 'sihir' (akar s-h-r); yuflihu diterjemahkan 'beruntung' (akar f-l-h); saahiruun diterjemahkan 'para penyihir'. gloss '(pantas)/(mukjizat)' dibuang.