فَلَمَّا أَلْقَوْا قَالَ مُوسَىٰ مَا جِئْتُمْ بِهِ السِّحْرُ ۖ إِنَّ اللَّهَ سَيُبْطِلُهُ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُصْلِحُ عَمَلَ الْمُفْسِدِينَ
Maka ketika mereka melemparkan, Musa berkata, “Apa yang kalian bawa itu adalah sihir. Sesungguhnya Allah akan membatalkannya. Sesungguhnya Allah tidak memperbaiki perbuatan orang-orang yang berbuat kerusakan.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَلَمَّا أَلْقَوْا قَالَ مُوسَىٰ مَا جِئْتُمْ بِهِ السِّحْرُfa-lammaa alqaw qaala muusaa maa ji'tum bihi s-sihrumaka ketika mereka melemparkan, Musa berkata, apa yang kalian bawa itu adalah sihir
- إِنَّ اللَّهَ سَيُبْطِلُهُinna llaaha sa-yubthiluhusesungguhnya Allah akan membatalkannya
- إِنَّ اللَّهَ لَا يُصْلِحُ عَمَلَ الْمُفْسِدِينَinna llaaha laa yushlihu 'amala l-mufsidiinasesungguhnya Allah tidak memperbaiki perbuatan orang-orang yang berbuat kerusakan
Terjemahan per kata (17 kata)
- فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
- أَلْقَوْاalqawmereka melemparkan
- قَالَqaalaberkata
- مُوسَىٰmuusaaMusa
- مَاmaaapa yang
- جِئْتُمْji'tumkalian datang
- بِهِbihidengannya
- السِّحْرُs-sihrusihir
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- سَيُبْطِلُهُsa-yubthiluhuAllah akan melenyapkannya
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- لَاlaatidak
- يُصْلِحُyushlihumemperbaiki
- عَمَلَ'amalaamal
- الْمُفْسِدِينَl-mufsidiinaorang-orang yang berbuat kerusakan
Inti bacaan
Musa secara terbuka menamai apa yang sedang terjadi ('Apa yang kalian bawa itu adalah sihir') sambil menegaskan keyakinan bahwa hasil yang dibangun dari kerusakan tidak akan 'diperbaiki' atau bertahan. Konkretnya: menyebut sesuatu dengan nama yang tepat secara terbuka (bukan menghindari konfrontasi dengan eufemisme) dipasangkan dengan keyakinan bahwa usaha yang dibangun di atas kerusakan tidak akan bertahan pada akhirnya, kejujuran langsung dan kepercayaan pada hasil jangka panjang berjalan bersamaan.
Tafsiran
Musa mengakui apa yang mereka bawa sebagai sihir, bukan menyangkalnya secara literal, tetapi menegaskan bahwa sihir sekalipun tidak setara dengan kebenaran yang datang dari Allah, dan pasti akan dibatalkan.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam Musa menyebut apa yang mereka bawa itu sihir. Diakui apa adanya. Tidak ada penyangkalan bahwa yang terlihat memang mengesankan.
- Ia menyebut Allah akan membatalkannya. Bukan aku akan mengalahkannya. Yang membatalkan disebut, dan itu bukan dirinya.
- Allah menutup jawabannya dengan menyebut Dia tidak memperbaiki perbuatan orang-orang yang berbuat kerusakan. Kalimatnya berlaku umum. Kekalahan sihir itu disebut sebagai satu hal dari aturan yang lebih luas.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar l-q-y, q-w-l, j-y-a, s-h-r, a-l-h, b-t-l, s-l-h, '-m-l, f-s-d): sihr diterjemahkan 'sihir' (akar s-h-r); sa-yubtiluh diterjemahkan 'akan membatalkannya' (akar b-t-l); yuslihu diterjemahkan 'memperbaiki' (akar s-l-h); mufsidiin diterjemahkan 'yang berbuat kerusakan' (akar f-s-d). gloss '(tali-temali)/(mengalahkan)/(membiarkan)' dibuang.