وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ مُوسَىٰ وَأَخِيهِ أَنْ تَبَوَّآ لِقَوْمِكُمَا بِمِصْرَ بُيُوتًا وَاجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ قِبْلَةً وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ ۗ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ

Telah Kami wahyukan kepada Musa dan saudaranya, “Ambillah oleh kalian berdua beberapa rumah di Mesir untuk tempat tinggal kaum kalian berdua, jadikanlah rumah-rumah kalian itu kiblat, dan tegakkanlah salat.” Dan gembirakanlah orang-orang mukmin.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ مُوسَىٰ وَأَخِيهِ أَنْ تَبَوَّآ لِقَوْمِكُمَا بِمِصْرَ بُيُوتًا وَاجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ قِبْلَةً وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَwa-awhaynaa ilaa muusaa wa-akhiihi an tabawwa'aa li-qawmikumaa bi-misra buyuutan wa-j'aluu buyuutakum qiblatan wa-aqiimuu s-salaatatelah Kami wahyukan kepada Musa dan saudaranya, ambillah oleh kalian berdua beberapa rumah di Mesir untuk tempat tinggal kaum kalian berdua, jadikanlah rumah-rumah kalian itu kiblat, dan tegakkanlah salat
  2. وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَwa-bashshiri l-mu'miniinadan gembirakanlah orang-orang mukmin
Catatan pilihan kata (ringkas)

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: ““Ambillah” diterjemahkan “"Ambillah”; “kamu” diterjemahkan “kalian”; “kaummu,” diterjemahkan “kaum kalian berdua,”; “rumah-rumahmu” diterjemahkan “rumah-rumah kalian”; “kiblat (tempat ibadah),” diterjemahkan “kiblat,”; “Gembirakanlah” diterjemahkan “Dan gembirakanlah (engkau)”; “mukmin.”” diterjemahkan “mukmin."”. sebagian penerjemah: 'And We instructed1 Moses and his brother: “Settle your2 people in Egypt3 in houses,4 and make your houses a destination;5 and uphold the duty;6 and bear thou glad tidings to the believers.”7' Corpus ayat ini: «S~alaw`pa, TAKRIF». salaah diterjemahkan 'salat' UNIVERSAL (: kewajiban generik, bukan koreografi; bukti terkuat 24:41, BURUNG punya salaah; contoh serupa 9:103, 33:56; homograf dijaga: 22:40 salawaat=IBRANI, 69:31=s-l-y 'bakar').

Aplikasi

Instruksi menjaga praktik spiritual (menegakkan salat, mengorientasikan rumah) diberikan justru saat masih berada dalam penindasan di Mesir, kesadaran dan disiplin dijaga bahkan sebelum kondisi membaik, bukan menunggu keadaan aman lebih dulu. Konkretnya: menjaga praktik dan disiplin yang bermakna (rutinitas positif, kesadaran nilai) bahkan di tengah situasi sulit yang belum membaik adalah kekuatan yang membantu bertahan, menunggu kondisi ideal sebelum mulai menjaga disiplin sering berarti tidak pernah memulainya sama sekali.