وَقَالَ مُوسَىٰ رَبَّنَا إِنَّكَ آتَيْتَ فِرْعَوْنَ وَمَلَأَهُ زِينَةً وَأَمْوَالًا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا رَبَّنَا لِيُضِلُّوا عَنْ سَبِيلِكَ ۖ رَبَّنَا اطْمِسْ عَلَىٰ أَمْوَالِهِمْ وَاشْدُدْ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ فَلَا يُؤْمِنُوا حَتَّىٰ يَرَوُا الْعَذَابَ الْأَلِيمَ
Dan Musa berkata, “Tuhan kami, sesungguhnya Engkau telah memberi Firaun dan para pemukanya perhiasan dan harta dalam kehidupan dunia, Tuhan kami, sehingga mereka menyesatkan dari jalan-Mu. Tuhan kami, hapuskanlah harta mereka dan keraskanlah hati mereka, sehingga mereka tidak beriman sampai mereka melihat azab yang pedih.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَقَالَ مُوسَىٰ رَبَّنَا إِنَّكَ آتَيْتَ فِرْعَوْنَ وَمَلَأَهُ زِينَةً وَأَمْوَالًا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا رَبَّنَا لِيُضِلُّوا عَنْ سَبِيلِكَwa-qaala muusaa rabbanaa innaka aatayta fir'awna wa-mala'ahu ziinatan wa-amwaalan fii l-hayaati d-dunyaa rabbanaa li-yudilluu an sabiilikadan Musa berkata, Tuhan kami, sesungguhnya Engkau telah memberi Firaun dan para pemukanya perhiasan dan harta dalam kehidupan dunia, Tuhan kami, sehingga mereka menyesatkan dari jalan-Mu
- رَبَّنَا اطْمِسْ عَلَىٰ أَمْوَالِهِمْ وَاشْدُدْ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ فَلَا يُؤْمِنُوا حَتَّىٰ يَرَوُا الْعَذَابَ الْأَلِيمَrabbanaa tmis alaa amwaalihim wa-shdud alaa quluubihim fa-laa yu'minuu hattaa yarawu l-adzaaba l-aliimaTuhan kami, hapuskanlah harta mereka dan keraskanlah hati mereka, sehingga mereka tidak beriman sampai mereka melihat azab yang pedih
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar q-w-l, r-b-b, a-t-y, m-l-a, z-y-n, m-w-l, h-y-y, d-n-w, d-l-l, s-b-l, t-m-s, sh-d-d, q-l-b, a-m-n, r-a-y, '-dz-b, a-l-m): ziinah diterjemahkan 'perhiasan' (akar z-y-n); yudilluu diterjemahkan 'menyesatkan' (akar d-l-l putaran 78); itmis diterjemahkan 'hapuskanlah' (akar t-m-s); ushdud alaa quluubihim diterjemahkan 'keraskanlah hati mereka' (akar sh-d-d + akar q-l-b). gloss '(yang banyak)/(akibat pemberian itu)/(manusia)' dibuang.
Aplikasi
Doa Musa yang tajam: menyadari bahwa kekayaan dan perhiasan yang diberikan kepada Firaun justru dipakai 'menyesatkan dari jalan-Mu', permintaan diarahkan pada menghapus alat yang disalahgunakan untuk merugikan orang lain. Konkretnya: menyadari bahwa sumber daya (uang, pengaruh, status) di tangan yang salah bisa menjadi alat aktif menyesatkan orang lain (bukan sekadar netral) membantu memahami mengapa kadang doa/harapan yang tepat adalah agar alat penyalahgunaan itu dilucuti, bukan sekadar berharap pemiliknya berubah hati.