وَقَالَ مُوسَىٰ رَبَّنَا إِنَّكَ آتَيْتَ فِرْعَوْنَ وَمَلَأَهُ زِينَةً وَأَمْوَالًا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا رَبَّنَا لِيُضِلُّوا عَنْ سَبِيلِكَ ۖ رَبَّنَا اطْمِسْ عَلَىٰ أَمْوَالِهِمْ وَاشْدُدْ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ فَلَا يُؤْمِنُوا حَتَّىٰ يَرَوُا الْعَذَابَ الْأَلِيمَ

Dan Musa berkata, “Tuhan kami, sesungguhnya Engkau telah memberi Firaun dan para pemukanya perhiasan dan harta dalam kehidupan dunia, Tuhan kami, sehingga mereka menyesatkan dari jalan-Mu. Tuhan kami, hapuskanlah harta mereka dan keraskanlah hati mereka, sehingga mereka tidak beriman sampai mereka melihat azab yang pedih.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَقَالَ مُوسَىٰ رَبَّنَا إِنَّكَ آتَيْتَ فِرْعَوْنَ وَمَلَأَهُ زِينَةً وَأَمْوَالًا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا رَبَّنَا لِيُضِلُّوا عَنْ سَبِيلِكَwa-qaala muusaa rabbanaa innaka aatayta fir'awna wa-mala'ahu ziinatan wa-amwaalan fii l-hayaati d-dunyaa rabbanaa li-yudhilluu 'an sabiilikadan Musa berkata, Tuhan kami, sesungguhnya Engkau telah memberi Firaun dan para pemukanya perhiasan dan harta dalam kehidupan dunia, Tuhan kami, sehingga mereka menyesatkan dari jalan-Mu
  2. رَبَّنَا اطْمِسْ عَلَىٰ أَمْوَالِهِمْ وَاشْدُدْ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ فَلَا يُؤْمِنُوا حَتَّىٰ يَرَوُا الْعَذَابَ الْأَلِيمَrabbanaa thmis 'alaa amwaalihim wa-sydud 'alaa quluubihim fa-laa yu'minuu hattaa yarawu l-'adzaaba l-aliimaTuhan kami, hapuskanlah harta mereka dan keraskanlah hati mereka, sehingga mereka tidak beriman sampai mereka melihat azab yang pedih

Terjemahan per kata (29 kata)

  1. وَقَالَwa-qaaladan berkata
  2. مُوسَىٰmuusaaMusa
  3. رَبَّنَاrabbanaaTuhan kami
  4. إِنَّكَinnakasesungguhnya Engkau
  5. آتَيْتَaataytaEngkau berikan
  6. فِرْعَوْنَfir'awnaFiraun
  7. وَمَلَأَهُwa-mala'ahudan para pemukanya
  8. زِينَةًziinatanperhiasan
  9. وَأَمْوَالًاwa-amwaalandan harta
  10. فِيfiidalam
  11. الْحَيَاةِl-hayaatikehidupan
  12. الدُّنْيَاd-dunyaadunia
  13. رَبَّنَاrabbanaaTuhan kami
  14. لِيُضِلُّواli-yudhilluuagar mereka menyesatkan
  15. عَنْ'andari
  16. سَبِيلِكَsabiilikajalan-Mu
  17. رَبَّنَاrabbanaaTuhan kami
  18. اطْمِسْthmisbinasakanlah
  19. عَلَىٰ'alaaatas
  20. أَمْوَالِهِمْamwaalihimharta mereka
  21. وَاشْدُدْwa-syduddan kuatkanlah
  22. عَلَىٰ'alaaatas
  23. قُلُوبِهِمْquluubihimhati mereka
  24. فَلَاfa-laamaka tidak
  25. يُؤْمِنُواyu'minuumereka beriman
  26. حَتَّىٰhattaasampai
  27. يَرَوُاyarawumereka melihat
  28. الْعَذَابَl-'adzaabaazab
  29. الْأَلِيمَl-aliimayang pedih

Inti bacaan

Doa Musa yang tajam: menyadari bahwa kekayaan dan perhiasan yang diberikan kepada Firaun justru dipakai 'menyesatkan dari jalan-Mu', permintaan diarahkan pada menghapus alat yang disalahgunakan untuk merugikan orang lain. Konkretnya: menyadari bahwa sumber daya (uang, pengaruh, status) di tangan yang salah bisa menjadi alat aktif menyesatkan orang lain (bukan sekadar netral) membantu memahami mengapa kadang doa/harapan yang tepat adalah agar alat penyalahgunaan itu dilucuti, bukan sekadar berharap pemiliknya berubah hati.

Tafsiran

Doa Musa ini secara jujur mengakui bahwa kemewahan yang diberikan Allah kepada Firaun justru berujung pada penyesatan, bukan berarti Allah menghendaki kesesatan, melainkan pengakuan atas pola bagaimana kelimpahan tanpa kerendahan hati sering berujung pada penolakan kebenaran.

Renungan dan Hikmah

  • Musa membuka doanya dengan mengakui bahwa Allah sendiri yang memberi Firaun perhiasan dan harta. Sumbernya tidak disangkal. Keluhan yang jujur menyebutkan lebih dahulu bagian yang paling sulit diterima oleh yang mengeluh.
  • Sebutan Tuhan kami muncul tiga kali dalam satu doa yang pendek. Pengulangan itu tidak menambah keterangan apa pun. Yang ditambahkannya cuma nada: orang yang sedang berat memang memanggil berulang-ulang tanpa alasan lain selain ingin memanggil.
  • Yang ia minta lebih dahulu harta mereka dihapuskan. Bukan orangnya. Doa itu menyasar alat yang dipakai menyesatkan, dan menyasar alat sebelum menyasar orang menunjukkan apa yang sebenarnya ia persoalkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, r-b-b, a-t-y, m-l-a, z-y-n, m-w-l, h-y-y, d-n-w, d-l-l, s-b-l, t-m-s, sh-d-d, q-l-b, a-m-n, r-a-y, '-dz-b, a-l-m): ziinah diterjemahkan 'perhiasan' (akar z-y-n); yudilluu diterjemahkan 'menyesatkan' (akar d-l-l putaran 78); itmis diterjemahkan 'hapuskanlah' (akar t-m-s); ushdud alaa quluubihim diterjemahkan 'keraskanlah hati mereka' (akar sh-d-d + akar q-l-b). gloss '(yang banyak)/(akibat pemberian itu)/(manusia)' dibuang.