وَلَقَدْ بَوَّأْنَا بَنِي إِسْرَائِيلَ مُبَوَّأَ صِدْقٍ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ فَمَا اخْتَلَفُوا حَتَّىٰ جَاءَهُمُ الْعِلْمُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ يَقْضِي بَيْنَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ

Sungguh, Kami benar-benar telah menempatkan Bani Israil di tempat kediaman yang benar, dan Kami beri mereka rezeki yang baik, maka mereka tidak berselisih hingga datang kepada mereka pengetahuan. Sesungguhnya Tuhanmu akan memberi keputusan antara mereka pada hari kiamat tentang apa yang selalu mereka perselisihkan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَلَقَدْ بَوَّأْنَا بَنِي إِسْرَائِيلَ مُبَوَّأَ صِدْقٍ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ فَمَا اخْتَلَفُوا حَتَّىٰ جَاءَهُمُ الْعِلْمُwa-la-qad bawwa'naa banii israa'iila mubawwa'a sidqin wa-razaqnaahum mina t-tayyibaati fa-maa khtalafuu hattaa jaa'ahumu l-ilmusungguh, Kami benar-benar telah menempatkan Bani Israil di tempat kediaman yang benar, dan Kami beri mereka rezeki yang baik, maka mereka tidak berselisih hingga datang kepada mereka pengetahuan
  2. إِنَّ رَبَّكَ يَقْضِي بَيْنَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَinna rabbaka yaqdii baynahum yawma l-qiyaamati fiimaa kaanuu fiihi yakhtalifuunasesungguhnya Tuhanmu akan memberi keputusan antara mereka pada hari kiamat tentang apa yang selalu mereka perselisihkan
Catatan pilihan kata (ringkas)

C3 passthrough: kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; orang-kedua ayat ini murni 2MS/2FS, '-mu/engkau' terjemahan lain SAH; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = passthrough terjemahan lain (selaras). Lih.. sebagian penerjemah: 'And We settled the children of Israel in a goodly settlement, and provided them with good things; and they differed not until knowledge came to them.

Aplikasi

Pengamatan penting: 'mereka tidak berselisih hingga datang kepada mereka pengetahuan', perselisihan justru muncul SETELAH pengetahuan diperoleh, bukan karena kekurangannya. Konkretnya: lebih banyak informasi atau pengetahuan tidak otomatis menghasilkan lebih banyak kesepakatan, kadang justru pengetahuan tambahan (dengan berbagai interpretasi yang mungkin) memicu perselisihan baru; kesadaran ini membantu tidak naif berasumsi bahwa 'lebih banyak informasi' selalu menyelesaikan perpecahan.