Ayat 10:94
فَإِنْ كُنْتَ فِي شَكٍّ مِمَّا أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ فَاسْأَلِ الَّذِينَ يَقْرَءُونَ الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ لَقَدْ جَاءَكَ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُمْتَرِينَ
Maka jika engkau dalam keraguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca Kitab sebelummu. Sungguh telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, maka janganlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang yang ragu.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَإِنْ كُنْتَ فِي شَكٍّ مِمَّا أَنْزَلْنَا إِلَيْكَ فَاسْأَلِ الَّذِينَ يَقْرَءُونَ الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكَfa-in kunta fii shakkin mimmaa anzalnaa ilayka fa-s'ali lladziina yaqra'uuna l-kitaaba min qablikamaka jika engkau dalam keraguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca Kitab sebelummu
- لَقَدْ جَاءَكَ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُمْتَرِينَla-qad jaa'aka l-haqqu min rabbika fa-laa takuunanna mina l-mumtariinasungguh telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, maka janganlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang yang ragu
Aplikasi
Metode mengatasi keraguan yang dianjurkan: berkonsultasi dengan mereka yang sudah memiliki tradisi pengetahuan yang mapan sebelumnya ('tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca Kitab sebelummu'). Konkretnya: saat menghadapi keraguan tentang sesuatu yang penting, berkonsultasi dengan sumber pengetahuan yang sudah mapan dan teruji (bukan hanya mengandalkan keyakinan sendiri) adalah metode yang sah dan dianjurkan untuk mengatasi keraguan, silang-periksa dengan tradisi pengetahuan yang sudah ada adalah langkah bijak, bukan tanda kelemahan keyakinan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-w-n, sh-k-k, n-z-l, s-a-l, q-r-a, k-t-b, q-b-l, j-y-a, h-q-q, r-b-b, m-r-y): shakk diterjemahkan 'keraguan' (akar sh-k-k); yaqra'uun diterjemahkan 'membaca' (akar q-r-'); al-haqq diterjemahkan 'kebenaran' (akar h-q-q); mumtariin diterjemahkan 'orang-orang yang ragu' (akar m-r-y). gloss '(Nabi Muhammad)/(kisah nabi-nabi terdahulu)' dibuang.
Ayat 10:95
وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِ اللَّهِ فَتَكُونَ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Janganlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang yang mendustakan tanda-tanda Allah yang menyebabkan engkau tergolong orang-orang yang merugi.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِ اللَّهِ فَتَكُونَ مِنَ الْخَاسِرِينَwa-laa takuunanna mina lladziina kadzdzabuu bi-aayaati llaahi fa-takuuna mina l-khaasiriinajanganlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang yang mendustakan tanda-tanda Allah yang menyebabkan engkau tergolong orang-orang yang merugi
Aplikasi
Peringatan langsung bahkan kepada Nabi sendiri untuk tidak termasuk yang mendustakan, menegaskan bahwa disiplin menjaga integritas berlaku universal, tanpa pengecualian bagi siapa pun termasuk pembawa pesan itu sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.