إِنَّ الَّذِينَ حَقَّتْ عَلَيْهِمْ كَلِمَتُ رَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti atas mereka kalimat Tuhanmu, mereka tidak beriman,

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. إِنَّ الَّذِينَ حَقَّتْ عَلَيْهِمْ كَلِمَتُ رَبِّكَ لَا يُؤْمِنُونَinna lladziina haqqat 'alayhim kalimatu rabbika laa yu'minuunasesungguhnya orang-orang yang telah pasti atas mereka kalimat Tuhanmu, mereka tidak beriman

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. إِنَّinnasesungguhnya
  2. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  3. حَقَّتْhaqqattelah pasti
  4. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  5. كَلِمَتُkalimatukalimat
  6. رَبِّكَrabbikaTuhanmu
  7. لَاlaatidak
  8. يُؤْمِنُونَyu'minuunaberiman

Inti bacaan

Prinsip yang sudah dikenal diulang: bagi yang sudah 'pasti' menetap dalam penolakan, kondisi itu sudah menjadi karakter yang mengakar, bukan sekadar fase sementara.

Penjelasan pilihan kata

Bagian ini menyambung ke 10:97 (susunan laa yu'minuuna...wa-law...hattaa), koma penutup dipertahankan menandai kesinambungan.

Tafsiran

Ketetapan ini bukan penyebab ketidakpercayaan, melainkan konsekuensi yang berlaku atas mereka yang telah memilih jalan penolakan secara berulang, sebagaimana pola yang sudah ditegaskan di 10:33.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut ketetapan itu menyusul pilihan, bukan mendahuluinya. Pola sebelumnya sudah dijelaskan. Yang mengeras sikapnya sendiri.
  • Kata pasti dipakai untuk kalimat, bukan untuk nasib. Yang ditetapkan keputusannya. Bukan takdir yang memaksa.
  • Kalimatnya belum selesai di ayat ini. Allah menyambungnya ke ayat berikutnya. Syaratnya menyusul di sana.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-q-q, k-l-m, r-b-b, a-m-n): haqqat kalimatu rabbik diterjemahkan 'pasti/berlaku kalimat Tuhanmu' (akar h-q-q + akar k-l-m KLM). gloss '(menjadi kufur atas pilihan sendiri)/(ketentuan)' dibuang.