وَلَا تَدْعُ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنْفَعُكَ وَلَا يَضُرُّكَ ۖ فَإِنْ فَعَلْتَ فَإِنَّكَ إِذًا مِنَ الظَّالِمِينَ
Dan janganlah engkau menyeru selain Allah apa yang tidak memberi manfaat kepadamu dan tidak pula memberi mudarat kepadamu. Maka jika engkau lakukan, sesungguhnya engkau ketika itu termasuk orang-orang yang zalim.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَا تَدْعُ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنْفَعُكَ وَلَا يَضُرُّكَwa-laa tad'u min duuni llaahi maa laa yanfa'uka wa-laa yadurrukadan janganlah engkau menyeru selain Allah apa yang tidak memberi manfaat kepadamu dan tidak pula memberi mudarat kepadamu
- فَإِنْ فَعَلْتَ فَإِنَّكَ إِذًا مِنَ الظَّالِمِينَfa-in fa'alta fa-innaka idzan mina zh-zhaalimiinamaka jika engkau lakukan, sesungguhnya engkau ketika itu termasuk orang-orang yang zalim
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar d-'-w, d-w-n, a-l-h, n-f-', d-r-r, f-'-l, zh-l-m): ⚠ laa tad'u diterjemahkan 'jangan menyeru', akar d-'-w (terjemahan lain 'jangan engkau SEMBAH'; terjemahan ini membedakan da'aa='menyeru' dari abada='menyembah', sejalan 4:117/6:56); yanfa'/yadurr diterjemahkan 'manfaat/mudarat' (akar n-f-', akar d-r-r). gloss '(pula)/(yang demikian itu)' dibuang.
Aplikasi
Peringatan yang sama (jangan bergantung pada yang tidak berdaya memberi manfaat/mudarat) ditujukan langsung kepada Nabi sendiri, tidak ada pengecualian status untuk disiplin dasar ini, bahkan bagi pembawa pesan tertinggi sekalipun.