وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ ۖ وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ
Mohonlah ampunan kepada Tuhan kalian, kemudian bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kesenangan yang baik kepada kalian sampai waktu yang telah ditentukan, dan memberikan kepada setiap pemilik keutamaan keutamaannya. Jika kalian berpaling, sesungguhnya aku takut kalian ditimpa azab pada hari yang besar.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُwa-ani staghfiruu rabbakum tsumma tuubuu ilayhi yumatti'kum mataa'an hasanan ilaa ajalin musamman wa-yu'ti kulla dzii fadhlin fadhlahumohonlah ampunan kepada Tuhan kalian, kemudian bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kesenangan yang baik kepada kalian sampai waktu yang telah ditentukan, dan memberikan kepada setiap pemilik keutamaan keutamaannya
- وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍwa-in tawallaw fa-innii akhaafu 'alaykum 'adzaaba yawmin kabiirinjika kalian berpaling, sesungguhnya aku takut kalian ditimpa azab pada hari yang besar
Terjemahan per kata (25 kata)
- وَأَنِwa-anidan yaitu
- اسْتَغْفِرُواstaghfiruumohonlah ampun kalian
- رَبَّكُمْrabbakumTuhan kalian
- ثُمَّtsummakemudian
- تُوبُواtuubuubertobatlah kalian
- إِلَيْهِilayhikepada-Nya
- يُمَتِّعْكُمْyumatti'kummemberi kalian kesenangan
- مَتَاعًاmataa'ankesenangan
- حَسَنًاhasananyang baik
- إِلَىٰilaasampai
- أَجَلٍajalinajal
- مُسَمًّىmusammanyang ditentukan
- وَيُؤْتِwa-yu'tidan Dia memberikan
- كُلَّkullasetiap
- ذِيdziipemilik
- فَضْلٍfadhlinkarunia
- فَضْلَهُfadhlahukarunia-Nya
- وَإِنْwa-indan jika
- تَوَلَّوْاtawallawmereka berpaling
- فَإِنِّيfa-inniimaka sesungguhnya aku
- أَخَافُakhaafuaku takut
- عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
- عَذَابَ'adzaabaazab
- يَوْمٍyawminhari
- كَبِيرٍkabiirinyang besar
Inti bacaan
Tobat tulus dikaitkan dengan kualitas hidup yang lebih baik 'sampai waktu yang telah ditentukan', bukan penghapusan batas waktu, melainkan peningkatan kualitas menjalani waktu yang tersisa. Konkretnya: perbaikan diri yang tulus tidak selalu mengubah keterbatasan mendasar dalam hidup (waktu tetap terbatas), tapi secara signifikan meningkatkan kualitas menjalani sisa waktu yang ada, fokus pada memperbaiki kualitas hidup dalam batas yang ada, bukan berharap menghapus batas itu sendiri.
Tafsiran
Susunan 'memberikan kepada setiap pemilik keutamaan keutamaannya' adalah idiom yang menegaskan proporsionalitas ganjaran, bukan pembagian acak, melainkan pengembalian yang sepadan dengan apa yang sudah dimiliki seseorang.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh memohon ampunan lebih dahulu, kemudian bertobat. Dua langkah, bukan satu. Membersihkan yang lampau disebut sebelum berbalik arah.
- Allah menjanjikan kesenangan yang baik sampai waktu yang ditentukan. Ada batasnya, dan batasnya disebut. Yang ditawarkan bukan kelapangan tanpa ujung, melainkan yang penuh sepanjang jatahnya.
- Allah menyebut setiap pemilik keutamaan diberi keutamaannya. Bukan disamaratakan. Yang berlebih usahanya menerima sesuai kelebihannya, dan itu disebut dalam janji yang sama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Tuhanmu” diterjemahkan “Tuhan kalian”; “kepadamu” diterjemahkan “kepada kalian”; “kamu” diterjemahkan “kalian”; “kamu” diterjemahkan “kalian”. g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. Dalam ayat ini, 'istaghfara' tanpa kata sandang al-. istaghfara diterjemahkan 'memohon ampun'.