أَلَا إِنَّهُمْ يَثْنُونَ صُدُورَهُمْ لِيَسْتَخْفُوا مِنْهُ ۚ أَلَا حِينَ يَسْتَغْشُونَ ثِيَابَهُمْ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ ۚ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka melipat dada mereka untuk menyembunyikan diri dari-Nya. Ketahuilah bahwa ketika mereka menyelimuti dirinya dengan kain, Dia mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka nyatakan. Sesungguhnya Dia berilmu akan isi hati.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- أَلَا إِنَّهُمْ يَثْنُونَ صُدُورَهُمْ لِيَسْتَخْفُوا مِنْهُalaa innahum yatsnuuna shuduurahum li-yastakhfuu minhuketahuilah bahwa sesungguhnya mereka melipat dada mereka untuk menyembunyikan diri dari-Nya
- أَلَا حِينَ يَسْتَغْشُونَ ثِيَابَهُمْ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَalaa hiina yastaghsyuuna tsiyaabahum ya'lamu maa yusirruuna wa-maa yu'linuunaketahuilah bahwa ketika mereka menyelimuti dirinya dengan kain, Dia mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka nyatakan
- إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِinnahu 'aliimun bi-dzaati sh-shuduurisesungguhnya Dia berilmu akan isi hati
Terjemahan per kata (19 kata)
- أَلَاalaaketahuilah
- إِنَّهُمْinnahumsesungguhnya mereka
- يَثْنُونَyatsnuunamereka melipat
- صُدُورَهُمْshuduurahumdada mereka
- لِيَسْتَخْفُواli-yastakhfuuuntuk bersembunyi
- مِنْهُminhudarinya
- أَلَاalaaketahuilah
- حِينَhiinaketika
- يَسْتَغْشُونَyastaghsyuunamereka menutupkan
- ثِيَابَهُمْtsiyaabahumpakaian mereka
- يَعْلَمُya'lamumengetahui
- مَاmaaapa yang
- يُسِرُّونَyusirruunamereka rahasiakan
- وَمَاwa-maadan apa yang
- يُعْلِنُونَyu'linuunamereka nyatakan
- إِنَّهُinnahusesungguhnya Dia
- عَلِيمٌ'aliimunberilmu
- بِذَاتِbi-dzaatipada isi
- الصُّدُورِsh-shuduuridada
Inti bacaan
Gambaran fisik yang tajam: mencoba bersembunyi dengan menyelimuti diri dengan kain, padahal kesadaran yang menyeluruh tetap menembus usaha penyembunyian paling literal sekalipun. Konkretnya: usaha menyembunyikan sesuatu (pikiran, niat, tindakan) secara fisik atau psikologis pada akhirnya sia-sia terhadap kesadaran yang benar-benar menyeluruh, hidup dengan asumsi transparansi mendasar (bukan mengandalkan kerahasiaan) menghasilkan integritas yang lebih konsisten.
Tafsiran
Idiom 'melipat dada' dan 'menyelimuti diri dengan kain' menggambarkan usaha fisik-metaforis menyembunyikan diri, namun keduanya dinyatakan sia-sia, karena pengetahuan Allah menembus baik yang tersembunyi maupun yang nyata tanpa perantara indrawi apa pun.
Renungan dan Hikmah
- Allah menggambarkan mereka melipat dada untuk menyembunyikan diri dari-Nya. Gerakan tubuh yang sungguh-sungguh. Usaha bersembunyi itu dicatat justru oleh Yang hendak dihindari.
- Allah menyebut saat mereka menyelimuti dirinya dengan kain, Dia mengetahui. Di bawah selimut sekalipun. Yang paling tertutup dari pandangan manusia sama sekali tidak menutupi apa pun.
- Allah menyebut Dia mengetahui yang mereka sembunyikan dan yang mereka nyatakan. Dua-duanya disebut. Perbedaan antara keduanya cuma berlaku di antara sesama manusia.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').