أَلَا إِنَّهُمْ يَثْنُونَ صُدُورَهُمْ لِيَسْتَخْفُوا مِنْهُ ۚ أَلَا حِينَ يَسْتَغْشُونَ ثِيَابَهُمْ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ ۚ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ
Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka melipat dada mereka untuk menyembunyikan diri dari-Nya. Ketahuilah bahwa ketika mereka menyelimuti dirinya dengan kain, Dia mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka nyatakan. Sesungguhnya Dia berilmu akan isi hati.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- أَلَا إِنَّهُمْ يَثْنُونَ صُدُورَهُمْ لِيَسْتَخْفُوا مِنْهُalaa innahum yatsnuuna suduurahum li-yastakhfuu minhuketahuilah bahwa sesungguhnya mereka melipat dada mereka untuk menyembunyikan diri dari-Nya
- أَلَا حِينَ يَسْتَغْشُونَ ثِيَابَهُمْ يَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَalaa hiina yastaghshuuna tsiyaabahum ya'lamu maa yusirruuna wa-maa yu'linuunaketahuilah bahwa ketika mereka menyelimuti dirinya dengan kain, Dia mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka nyatakan
- إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِinnahu aliimun bi-dzaati s-suduurisesungguhnya Dia berilmu akan isi hati
Catatan pilihan kata (ringkas)
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'berilmu' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Probe: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. ⚠ C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. Lih.. sebagian penerjemah: 'In truth,1 they fold over their breasts to hide from Him; is it not that when they cover themselves with their garments He knows what they keep secret and what they make known?
Aplikasi
Gambaran fisik yang tajam: mencoba bersembunyi dengan menyelimuti diri dengan kain, padahal kesadaran yang menyeluruh tetap menembus usaha penyembunyian paling literal sekalipun. Konkretnya: usaha menyembunyikan sesuatu (pikiran, niat, tindakan) secara fisik atau psikologis pada akhirnya sia-sia terhadap kesadaran yang benar-benar menyeluruh, hidup dengan asumsi transparansi mendasar (bukan mengandalkan kerahasiaan) menghasilkan integritas yang lebih konsisten.