وَلَئِنْ أَخَّرْنَا عَنْهُمُ الْعَذَابَ إِلَىٰ أُمَّةٍ مَعْدُودَةٍ لَيَقُولُنَّ مَا يَحْبِسُهُ ۗ أَلَا يَوْمَ يَأْتِيهِمْ لَيْسَ مَصْرُوفًا عَنْهُمْ وَحَاقَ بِهِمْ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ
Dan sungguh jika Kami tangguhkan azab dari mereka sampai waktu tertentu, niscaya mereka berkata, “Apa yang menahannya?” Ketahuilah, pada hari ia datang kepada mereka, ia tidak dapat dipalingkan dari mereka, dan menimpa mereka apa yang dahulu mereka olok-olokkan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَئِنْ أَخَّرْنَا عَنْهُمُ الْعَذَابَ إِلَىٰ أُمَّةٍ مَعْدُودَةٍ لَيَقُولُنَّ مَا يَحْبِسُهُwa-la-in akhkharnaa anhumu l-adzaaba ilaa ummatin ma'duudatin la-yaquulunna maa yahbisuhudan sungguh jika Kami tangguhkan azab dari mereka sampai waktu tertentu, niscaya mereka berkata, apa yang menahannya
- أَلَا يَوْمَ يَأْتِيهِمْ لَيْسَ مَصْرُوفًا عَنْهُمْ وَحَاقَ بِهِمْ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَalaa yawma ya'tiihim laysa masruufan anhum wa-haaqa bihim maa kaanuu bihi yastahzi'uunaketahuilah, pada hari ia datang kepada mereka, ia tidak dapat dipalingkan dari mereka, dan menimpa mereka apa yang dahulu mereka olok-olokkan
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar a-kh-r, '-dz-b, a-m-m, '-d-d, q-w-l, h-b-s, y-w-m, a-t-y, l-y-s, s-r-f, h-y-q, k-w-n, h-z-a): akhkharnaa diterjemahkan 'menangguhkan' (akar '-kh-r); ummah ma'duudah diterjemahkan 'waktu tertentu (terhitung)' (akar '-d-d); yahbisu diterjemahkan 'menahan' (akar h-b-s); masruuf diterjemahkan 'dipalingkan' (akar s-r-f); haaqa diterjemahkan 'menimpa/mengepung' (akar h-y-q). gloss '(azab)' dibuang.
Aplikasi
Pola kesalahan interpretasi: penundaan konsekuensi disalahartikan sebagai bukti ketidakberadaan ('Apa yang menahannya?') alih-alih dipahami sebagai penangguhan sementara. Konkretnya: menafsirkan tertundanya konsekuensi sebagai bukti bahwa konsekuensi itu tidak nyata adalah kesalahan berpikir yang umum, penundaan bukan penghapusan, dan kesabaran menanti tidak seharusnya disalahartikan sebagai kepastian bahwa sesuatu tidak akan terjadi.