وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا ۚ أُولَٰئِكَ يُعْرَضُونَ عَلَىٰ رَبِّهِمْ وَيَقُولُ الْأَشْهَادُ هَٰؤُلَاءِ الَّذِينَ كَذَبُوا عَلَىٰ رَبِّهِمْ ۚ أَلَا لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ

Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah? Mereka itu dihadapkan kepada Tuhan mereka, dan para saksi berkata, “Inilah orang-orang yang berdusta terhadap Tuhan mereka.” Ketahuilah, laknat Allah atas orang-orang yang zalim,

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًاwa-man azhlamu mimmani ftaraa 'alaa llaahi kadzibandan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah
  2. أُولَٰئِكَ يُعْرَضُونَ عَلَىٰ رَبِّهِمْ وَيَقُولُ الْأَشْهَادُ هَٰؤُلَاءِ الَّذِينَ كَذَبُوا عَلَىٰ رَبِّهِمْulaa'ika yu'radhuuna 'alaa rabbihim wa-yaquulu l-asyhaadu haa'ulaa'i lladziina kadzabuu 'alaa rabbihimmereka itu dihadapkan kepada Tuhan mereka, dan para saksi berkata, inilah orang-orang yang berdusta terhadap Tuhan mereka
  3. أَلَا لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمِينَalaa la'natu llaahi 'alaa zh-zhaalimiinaketahuilah, laknat Allah atas orang-orang yang zalim

Terjemahan per kata (23 kata)

  1. وَمَنْwa-mandan orang yang
  2. أَظْلَمُazhlamulebih zalim
  3. مِمَّنِmimmanidaripada siapa
  4. افْتَرَىٰftaraamengada-ada
  5. عَلَى'alaaatas
  6. اللَّهِllaahiAllah
  7. كَذِبًاkadzibankebohongan
  8. أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
  9. يُعْرَضُونَyu'radhuunamereka dihadapkan
  10. عَلَىٰ'alaaatas
  11. رَبِّهِمْrabbihimTuhan mereka
  12. وَيَقُولُwa-yaquuludan ia berkata
  13. الْأَشْهَادُl-asyhaadupara saksi
  14. هَٰؤُلَاءِhaa'ulaa'imereka ini
  15. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  16. كَذَبُواkadzabuumereka berdusta
  17. عَلَىٰ'alaaatas
  18. رَبِّهِمْrabbihimTuhan mereka
  19. أَلَاalaaingatlah
  20. لَعْنَةُla'natulaknat
  21. اللَّهِllaahiAllah
  22. عَلَى'alaaatas
  23. الظَّالِمِينَzh-zhaalimiinayang zalim

Inti bacaan

Momen pengungkapan publik: 'para saksi berkata, Inilah orang-orang yang berdusta terhadap Tuhan mereka', kebohongan yang dipertahankan seumur hidup akhirnya diekspos secara terbuka dan tak terbantahkan di hadapan saksi. Konkretnya: kebohongan besar yang berhasil dipertahankan seumur hidup tetap berisiko terekspos secara terbuka pada akhirnya, kesadaran ini adalah pengingat bahwa menyembunyikan ketidakjujuran hanya efektif sementara, bukan solusi permanen.

Penjelasan pilihan kata

'mereka itu' (ulaa'ika,-ka) demonstratif jauh dan 'inilah' (haa'ulaa'i,tanpa -ka) demonstratif dekat keduanya konsisten disiplin dlm 1 ayat yg sama. Anak kalimat menyambung ke 11:19 (relatif anak kalimat 'alladziina'), koma penutup dipertahankan.

Tafsiran

Konfrontasi di hadapan Tuhan disertai kesaksian eksplisit ('inilah orang-orang yang berdusta') menutup segala ruang penyangkalan, bukan tuduhan sepihak, melainkan pengakuan publik yang tak terbantahkan pada momen itu.

Renungan dan Hikmah

  • Yang menyatakan di hadapan Allah bukan berkas yang dibuka, melainkan para saksi yang berkata. Pengungkapannya berbentuk suara, bukan dokumen. Sesuatu yang diucapkan di depan orang banyak bekerja dengan cara yang tak bisa ditiru oleh catatan sebaik apa pun.
  • Ucapan para saksi memakai kata tunjuk dekat, 'inilah orang-orang yang berdusta'. Mereka menunjuk ke orang yang berdiri persis di situ. Yang selama hidupnya dibicarakan di belakang punggung akhirnya disebutkan di depan wajahnya sendiri.
  • Yang disebut paling zalim di sini bukan yang berdusta kepada manusia, melainkan yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Bicara atas nama-Nya tentang sesuatu yang tak pernah Dia katakan menempatkan seseorang di tempat yang tak ia sadari sedang ia tempati.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar zh-l-m, f-r-y, a-l-h, k-dz-b, '-r-d, r-b-b, q-w-l, sh-h-d, l-'-n): iftaraa diterjemahkan 'mengada-adakan' (akar f-r-y); yu'raduun diterjemahkan 'dihadapkan' (akar '-r-d); ashhaad diterjemahkan 'para saksi' (akar sh-h-d); la'nah diterjemahkan 'laknat' (akar l-'-n). footnote-marker dibuang; rabbihim diterjemahkan 'Tuhan mereka' (huruf kapital, rujukan Allah).