لَا جَرَمَ أَنَّهُمْ فِي الْآخِرَةِ هُمُ الْأَخْسَرُونَ
Tidak diragukan bahwa sesungguhnya mereka di akhirat adalah orang-orang yang paling rugi.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- لَا جَرَمَ أَنَّهُمْ فِي الْآخِرَةِ هُمُ الْأَخْسَرُونَlaa jarama annahum fii l-aakhirati humu l-akhsaruunatidak diragukan bahwa sesungguhnya mereka di akhirat adalah orang-orang yang paling rugi
Terjemahan per kata (7 kata)
- لَاlaatidak
- جَرَمَjaramasesungguhnya
- أَنَّهُمْannahumbahwa mereka
- فِيfiidi
- الْآخِرَةِl-aakhiratiakhirat
- هُمُhumumerekalah
- الْأَخْسَرُونَl-akhsaruunaorang-orang yang paling merugi
Inti bacaan
Penegasan tanpa keraguan: 'tidak diragukan bahwa sesungguhnya mereka di akhirat adalah orang-orang yang paling rugi', kepastian bahasa yang tegas menegaskan bahwa ini bukan kemungkinan, melainkan hasil yang pasti dari pola yang sudah dipilih.
Tafsiran
Superlatif 'paling rugi' menegaskan bahwa kerugian dunia dari mengada-adakan kebohongan (11:21) hanyalah permulaan: puncaknya baru terlihat penuh di akhirat.
Renungan dan Hikmah
- Allah membuka dengan menolak keraguan. Bukan mungkin. Tidak diragukan.
- Kata paling dipakai, bukan kata sangat. Ada tingkatan rugi. Mereka di puncaknya.
- Kerugian dunia sudah disebut di ayat sebelumnya. Allah melanjutkan ke akhirat. Yang di sini baru permulaan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar j-r-m, a-kh-r, kh-s-r): laa jarama diterjemahkan 'tidak diragukan (pasti)' (akar j-r-m); al-akhsaruun diterjemahkan 'paling rugi' (akar kh-s-r). Selaras.