وَيَا قَوْمِ لَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مَالًا ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَى اللَّهِ ۚ وَمَا أَنَا بِطَارِدِ الَّذِينَ آمَنُوا ۚ إِنَّهُمْ مُلَاقُو رَبِّهِمْ وَلَٰكِنِّي أَرَاكُمْ قَوْمًا تَجْهَلُونَ

Dan wahai kaumku, aku tidak meminta kepada kalian harta atasnya. Imbalanku hanyalah dari Allah. Dan aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman. Sesungguhnya mereka akan menemui Tuhan mereka, tetapi aku memandang kalian kaum yang bodoh.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. وَيَا قَوْمِ لَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مَالًاwa-yaa qawmi laa as'alukum 'alayhi maalandan wahai kaumku, aku tidak meminta kepada kalian harta atasnya
  2. إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَى اللَّهِin ajriya illaa 'alaa llaahiimbalanku hanyalah dari Allah
  3. وَمَا أَنَا بِطَارِدِ الَّذِينَ آمَنُواwa-maa anaa bi-thaaridi lladziina aamanuudan aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman
  4. إِنَّهُمْ مُلَاقُو رَبِّهِمْ وَلَٰكِنِّي أَرَاكُمْ قَوْمًا تَجْهَلُونَinnahum mulaaquu rabbihim wa-laakinnii araakum qawman tajhaluunasesungguhnya mereka akan menemui Tuhan mereka, tetapi aku memandang kalian kaum yang bodoh

Terjemahan per kata (23 kata)

  1. وَيَاwa-yaadan wahai
  2. قَوْمِqawmikaumku
  3. لَاlaatidak
  4. أَسْأَلُكُمْas'alukumaku meminta kepada kalian
  5. عَلَيْهِ'alayhiatasnya
  6. مَالًاmaalanharta
  7. إِنْinjika
  8. أَجْرِيَajriyaupahku
  9. إِلَّاillaakecuali
  10. عَلَى'alaaatas
  11. اللَّهِllaahiAllah
  12. وَمَاwa-maadan tidaklah
  13. أَنَاanaaaku
  14. بِطَارِدِbi-thaaridipengusir
  15. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  16. آمَنُواaamanuuberiman
  17. إِنَّهُمْinnahumsesungguhnya mereka
  18. مُلَاقُوmulaaquumenemui
  19. رَبِّهِمْrabbihimTuhan mereka
  20. وَلَٰكِنِّيwa-laakinniitetapi aku
  21. أَرَاكُمْaraakumaku melihat kalian
  22. قَوْمًاqawmankaum
  23. تَجْهَلُونَtajhaluunakalian tidak mengetahui

Inti bacaan

Nuh secara eksplisit menolak mengusir pengikut yang dianggap hina oleh elite: 'aku tidak akan mengusir orang-orang yang beriman', berdiri teguh membela yang terpinggirkan meski di bawah tekanan sosial dari pihak berkuasa. Konkretnya: menolak tekanan untuk mengucilkan atau menyingkirkan orang-orang berstatus rendah demi menyenangkan pihak yang lebih berkuasa adalah keteguhan prinsip yang dicontohkan secara eksplisit di sini, inklusi terhadap yang terpinggirkan lebih penting daripada menjaga hubungan baik dengan elite yang diskriminatif.

Tafsiran

Penolakan mengusir pengikut miskin ('orang-orang hina' menurut tuduhan 11:27) menyingkap kriteria nilai yang berbeda total: bagi Nuh, status sosial tak relevan dibanding pertemuan mereka kelak dengan Tuhan mereka.

Renungan dan Hikmah

  • Nuh menyatakan tidak meminta harta atas seruannya; imbalannya hanya dari Allah. Sumber nafkahnya dilepas dari pendengarnya. Orang yang tidak menggantungkan hidupnya pada yang ia seru tidak perlu menyesuaikan seruannya.
  • Ia menolak mengusir orang-orang beriman yang dianggap rendah oleh para pembesar. Syarat itu tidak dipenuhi. Dakwah yang membuang sebagian pendengarnya demi menarik sebagian yang lain sudah kehilangan isinya sebelum berhasil.
  • Alasan yang ia sebut: mereka akan menemui Tuhan mereka. Penilaian atas orang itu bukan urusannya. Yang menahan seseorang meremehkan orang lain adalah kesadaran bahwa penilaian sudah ada pemiliknya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-m, s-a-l, m-w-l, a-j-r, a-l-h, t-r-d, a-m-n, l-q-y, r-b-b, r-a-y, j-h-l): as'alukum maalan diterjemahkan 'meminta harta kepada kalian' (akar s-'-l); ajr diterjemahkan 'imbalan' (akar '-j-r); taarid diterjemahkan 'mengusir' (akar t-r-d); mulaaquu diterjemahkan 'menemui' (akar l-q-y); tajhaluun diterjemahkan 'bodoh' (akar j-h-l). gloss '(sedikit pun sebagai imbalan)/(seruanku)/(di akhirat)' dibuang.