وَيَا قَوْمِ مَنْ يَنْصُرُنِي مِنَ اللَّهِ إِنْ طَرَدْتُهُمْ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ
Dan wahai kaumku, siapakah yang menolongku dari Allah jika aku mengusir mereka? Tidakkah kalian mengambil pelajaran?
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَيَا قَوْمِ مَنْ يَنْصُرُنِي مِنَ اللَّهِ إِنْ طَرَدْتُهُمْwa-yaa qawmi man yanshurunii mina llaahi in tharadtuhumdan wahai kaumku, siapakah yang menolongku dari Allah jika aku mengusir mereka
- أَفَلَا تَذَكَّرُونَa-fa-laa tadzakkaruunatidakkah kalian mengambil pelajaran
Terjemahan per kata (10 kata)
- وَيَاwa-yaadan wahai
- قَوْمِqawmikaumku
- مَنْmanorang yang
- يَنْصُرُنِيyanshuruniimenolongku
- مِنَminadari
- اللَّهِllaahiAllah
- إِنْinjika
- طَرَدْتُهُمْtharadtuhumaku mengusir mereka
- أَفَلَاa-fa-laamaka tidakkah
- تَذَكَّرُونَtadzakkaruunakalian mengambil pelajaran
Inti bacaan
Nuh membingkai potensi pengusiran sebagai sesuatu yang membutuhkan pertanggungjawaban di hadapan otoritas yang lebih tinggi: 'siapakah yang menolongku dari Allah jika aku mengusir mereka?', keputusan sosial yang tampak pragmatis tetap dievaluasi lewat standar yang lebih tinggi, bukan sekadar kenyamanan sosial.
Tafsiran
Pertanyaan retoris ini membalikkan tekanan sosial menjadi pertanggungjawaban ilahi: mengusir orang beriman demi memuaskan tuntutan kaumnya justru akan menempatkan Nuh sendiri dalam bahaya di hadapan Allah.
Renungan dan Hikmah
- Nuh memindahkan perkara itu ke tempat yang lebih tinggi. Bukan siapa yang marah kepadanya. Siapa yang menolongnya dari Allah.
- Tekanan kaumnya dijawab dengan pertanyaan, bukan dengan penolakan langsung. Mereka diminta ikut berhitung. Yang menekan disuruh menimbang.
- Yang hendak diusir disebut Allah tanpa dibela panjang lebar. Nuh tidak memuji mereka. Ia cukup menyebut siapa yang akan menuntutnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-m, n-s-r, a-l-h, t-r-d, dz-k-r): yansurunii diterjemahkan 'menolongku' (akar n-s-r); taradtuhum diterjemahkan 'mengusir mereka' (akar t-r-d); tadhakkaruun diterjemahkan 'mengambil pelajaran' (akar dz-k-r). gloss '(azab)/(orang-orang yang beriman itu)' dibuang.