وَلَا يَنْفَعُكُمْ نُصْحِي إِنْ أَرَدْتُ أَنْ أَنْصَحَ لَكُمْ إِنْ كَانَ اللَّهُ يُرِيدُ أَنْ يُغْوِيَكُمْ ۚ هُوَ رَبُّكُمْ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

Dan nasihatku tidak bermanfaat bagi kalian, sekalipun aku ingin menasihati kalian, jika Allah hendak menyesatkan kalian. Dia Tuhan kalian, dan kepada-Nya kalian dikembalikan.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَلَا يَنْفَعُكُمْ نُصْحِي إِنْ أَرَدْتُ أَنْ أَنْصَحَ لَكُمْ إِنْ كَانَ اللَّهُ يُرِيدُ أَنْ يُغْوِيَكُمْwa-laa yanfa'ukum nushii in aradtu an anshaha lakum in kaana llaahu yuriidu an yughwiyakumdan nasihatku tidak bermanfaat bagi kalian, sekalipun aku ingin menasihati kalian, jika Allah hendak menyesatkan kalian
  2. هُوَ رَبُّكُمْ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَhuwa rabbukum wa-ilayhi turja'uunaDia Tuhan kalian, dan kepada-Nya kalian dikembalikan

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. وَلَاwa-laadan tidak pula
  2. يَنْفَعُكُمْyanfa'ukummemberi manfaat kepada kalian
  3. نُصْحِيnushiinasihatku
  4. إِنْinjika
  5. أَرَدْتُaradtuaku menghendaki
  6. أَنْanuntuk
  7. أَنْصَحَanshahaaku menasihati
  8. لَكُمْlakumbagi kalian
  9. إِنْinjika
  10. كَانَkaanaadalah
  11. اللَّهُllaahuAllah
  12. يُرِيدُyuriiduDia kehendaki
  13. أَنْanuntuk
  14. يُغْوِيَكُمْyughwiyakummenyesatkan kalian
  15. هُوَhuwaDialah
  16. رَبُّكُمْrabbukumTuhan kalian
  17. وَإِلَيْهِwa-ilayhidan kepada-Nya
  18. تُرْجَعُونَturja'uunakalian dikembalikan

Inti bacaan

Pengakuan jujur tentang batas persuasi: 'nasihatku tidak bermanfaat bagi kalian. jika Allah hendak menyesatkan kalian', kejujuran bahwa ada batas efektivitas usaha meyakinkan seseorang yang sudah benar-benar tertutup. Konkretnya: mengakui secara jujur bahwa ada batas kemampuan meyakinkan orang lain yang benar-benar sudah menutup diri (bukan terus memaksakan usaha tanpa henti) adalah kejujuran yang membebaskan, tidak semua orang bisa diyakinkan, dan mengakui keterbatasan ini bukan kegagalan pribadi.

Penjelasan pilihan kata

Menutup kutipan pidato Nuh yg dibuka di 11:33.

Tafsiran

Pengakuan keterbatasan nasihat manusiawi ini melengkapi 10:99-100, bahkan niat tulus menasihati tidak bisa mengatasi kehendak ilahi jika arah yang ditetapkan berbeda, menegaskan bahwa hidayah sepenuhnya berada dalam otoritas Allah.

Renungan dan Hikmah

  • Nuh menyebut nasihatnya tidak akan bermanfaat jika Allah hendak menyesatkan mereka. Ia mengakui batas pekerjaannya sendiri. Orang yang tahu di mana usahanya berhenti tidak akan menyalahkan dirinya atas bagian yang bukan miliknya.
  • Keterangan yang ditambahkan sekalipun aku ingin menasihati kalian. Niatnya tetap disebutkan. Yang berhenti bukan kesungguhannya, melainkan jangkauan dari kesungguhan itu.
  • Kalimat terakhirnya menyebut Dia Tuhan kalian dan kepada-Nya kalian dikembalikan. Bukan ancaman. Perpisahan yang ditutup dengan menyebut ke mana keduanya akan bertemu lagi tidak benar-benar menutup pintu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar n-f-', n-s-h, r-w-d, k-w-n, a-l-h, gh-w-y, r-b-b, r-j-'): yanfa' diterjemahkan 'bermanfaat' (akar n-f-'); nush/ansaha diterjemahkan 'nasihat/menasihati' (akar n-s-h); yughwiyakum diterjemahkan 'menyesatkan kalian', akar gh-w-y (ghawaa, seakar aghwaa 7:16; BEDA dari adlala akar d-l-l). Selaras.