حَتَّىٰ إِذَا جَاءَ أَمْرُنَا وَفَارَ التَّنُّورُ قُلْنَا احْمِلْ فِيهَا مِنْ كُلٍّ زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ وَأَهْلَكَ إِلَّا مَنْ سَبَقَ عَلَيْهِ الْقَوْلُ وَمَنْ آمَنَ ۚ وَمَا آمَنَ مَعَهُ إِلَّا قَلِيلٌ
Hingga apabila perintah Kami datang dan tanur memancarkan air, Kami berfirman, “Muatkanlah ke dalamnya dari setiap sepasang-sepasang, dan keluargamu kecuali orang yang telah terkena ketetapan terdahulu, dan orang yang beriman.” Dan tidak ada yang beriman bersamanya kecuali sedikit.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- حَتَّىٰ إِذَا جَاءَ أَمْرُنَا وَفَارَ التَّنُّورُ قُلْنَا احْمِلْ فِيهَا مِنْ كُلٍّ زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ وَأَهْلَكَ إِلَّا مَنْ سَبَقَ عَلَيْهِ الْقَوْلُ وَمَنْ آمَنَhattaa idzaa jaa'a amrunaa wa-faara t-tannuuru qulnaa hmil fiihaa min kullin zawjayni tsnayni wa-ahlaka illaa man sabaqa 'alayhi l-qawlu wa-man aamanahingga apabila perintah Kami datang dan tanur memancarkan air, Kami berfirman, muatkanlah ke dalamnya dari setiap sepasang-sepasang, dan keluargamu kecuali orang yang telah terkena ketetapan terdahulu, dan orang yang beriman
- وَمَا آمَنَ مَعَهُ إِلَّا قَلِيلٌwa-maa aamana ma'ahu illaa qaliilundan tidak ada yang beriman bersamanya kecuali sedikit
Terjemahan per kata (26 kata)
- حَتَّىٰhattaasampai
- إِذَاidzaaapabila
- جَاءَjaa'adatang
- أَمْرُنَاamrunaaperintah Kami
- وَفَارَwa-faaradan memancar
- التَّنُّورُt-tannuurutanur
- قُلْنَاqulnaaKami berkata
- احْمِلْhmilmuatkanlah
- فِيهَاfiihaake dalamnya
- مِنْmindari
- كُلٍّkullinmasing-masing
- زَوْجَيْنِzawjaynisepasang
- اثْنَيْنِtsnaynidua
- وَأَهْلَكَwa-ahlakadan keluargamu
- إِلَّاillaakecuali
- مَنْmanorang yang
- سَبَقَsabaqamendahului
- عَلَيْهِ'alayhiatasnya
- الْقَوْلُl-qawluperkataan
- وَمَنْwa-mandan orang yang
- آمَنَaamanaberiman
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- آمَنَaamanaberiman
- مَعَهُma'ahubersamanya
- إِلَّاillaakecuali
- قَلِيلٌqaliilunyang sedikit
Inti bacaan
Detail jujur: 'tidak ada yang beriman bersamanya kecuali sedikit', bahkan setelah usaha panjang seorang nabi, jumlah yang benar-benar berubah tetap kecil, diterima sebagai kenyataan bukan kegagalan. Konkretnya: hasil usaha memperjuangkan sesuatu yang benar sering kali kecil dibanding usaha yang dicurahkan (bukan tanda kegagalan usaha itu sendiri), menerima kenyataan ini membantu menjaga ekspektasi realistis tanpa kehilangan semangat memperjuangkan yang benar.
Tafsiran
Tanda dimulainya banjir ('tanur memancarkan air') yang tidak biasa (sesuatu yang lazimnya sumber api justru menyemburkan air), menandai momen ketika ejekan balik 11:38 terbukti, dan jumlah yang beriman ('kecuali sedikit') menegaskan skala penolakan yang sesungguhnya terjadi.
Renungan dan Hikmah
- Allah memberi tanda mulainya lewat hal yang paling ganjil: tanur memancarkan air. Tempat api mengeluarkan air. Tanda yang tak mungkin salah baca memang harus bertentangan dengan kebiasaan.
- Perintah yang Dia berikan memuat dari setiap sepasang-sepasang. Yang diselamatkan bukan seekor. Yang disiapkan bukan sisa kehidupan, melainkan kemungkinan ia berlanjut.
- Allah mengecualikan seorang dari keluarga Nuh sendiri. Kekecualiannya di dalam rumah. Kedekatan tidak dijadikan alasan, dan itu disebutkan justru di tengah perintah penyelamatan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar j-y-a, a-m-r, f-w-r, q-w-l, h-m-l, k-l-l, z-w-j, ts-n-y, a-h-l, s-b-q, a-m-n, q-l-l): amr diterjemahkan 'perintah'; faara t-tannuur diterjemahkan 'tanur memancarkan air'; ihmil diterjemahkan 'muatkan' (akar h-m-l); zawjayn diterjemahkan 'sepasang'; sabaqa alayhi l-qawl diterjemahkan 'terkena ketetapan terdahulu' (akar s-b-q + akar q-w-l). gloss '(Demikianlah,)/(tungku)/(bahtera itu)/(jantan dan betina)/(Nuh)' dibuang.