قَالَ سَآوِي إِلَىٰ جَبَلٍ يَعْصِمُنِي مِنَ الْمَاءِ ۚ قَالَ لَا عَاصِمَ الْيَوْمَ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ إِلَّا مَنْ رَحِمَ ۚ وَحَالَ بَيْنَهُمَا الْمَوْجُ فَكَانَ مِنَ الْمُغْرَقِينَ

Dia menjawab, “Aku akan berlindung ke gunung yang dapat menyelamatkanku dari air.” Dia berkata, “Tidak ada penyelamat pada hari ini dari ketetapan Allah kecuali siapa yang dirahmati.” Gelombang menjadi penghalang antara keduanya, maka jadilah dia termasuk orang-orang yang ditenggelamkan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. قَالَ سَآوِي إِلَىٰ جَبَلٍ يَعْصِمُنِي مِنَ الْمَاءِqaala saaawii ilaa jabalin ya'simunii mina l-maa'idia menjawab, aku akan berlindung ke gunung yang dapat menyelamatkanku dari air
  2. قَالَ لَا عَاصِمَ الْيَوْمَ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ إِلَّا مَنْ رَحِمَqaala laa aasima l-yawma min amri llaahi illaa man rahimadia berkata, tidak ada penyelamat pada hari ini dari ketetapan Allah kecuali siapa yang dirahmati
  3. وَحَالَ بَيْنَهُمَا الْمَوْجُ فَكَانَ مِنَ الْمُغْرَقِينَwa-haala baynahumaa l-mawju fa-kaana mina l-mughraqiinagelombang menjadi penghalang antara keduanya, maka jadilah dia termasuk orang-orang yang ditenggelamkan
Catatan pilihan kata (ringkas)

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…lah kecuali siapa yang dirahmati oleh-Nya.” Gelombang men…”. sebagian penerjemah: 'Said he: “I will take shelter in a mountain that will protect me from the water.” He said: “There is no protector this day from the command of God save for him upon whom He has mercy.” And the waves came between them;1 and he was among the drowned.' Corpus ayat ini: «r~aHima, tanpa-al». verba rahima diterjemahkan keluarga 'merahmati/memberi rahmat' (sejalan raahimiin diterjemahkan 'pemberi rahmat', kata terjemahan lain SENDIRI di 23:109).

Aplikasi

Kesalahan fatal sang anak: mempercayakan keselamatan pada sumber daya sendiri ('aku akan berlindung ke gunung') dalam situasi yang sebenarnya membutuhkan sesuatu yang sama sekali berbeda, kepercayaan diri yang salah tempat pada momen yang salah. Konkretnya: dalam situasi genting yang membutuhkan bergabung dengan sumber pertolongan yang tepat, mengandalkan sepenuhnya kemampuan/rencana sendiri yang sebenarnya tidak memadai untuk skala masalahnya adalah kesalahan penilaian yang fatal, mengenali kapan situasi membutuhkan lebih dari sekadar usaha mandiri adalah kebijaksanaan penting.