إِنْ نَقُولُ إِلَّا اعْتَرَاكَ بَعْضُ آلِهَتِنَا بِسُوءٍ ۗ قَالَ إِنِّي أُشْهِدُ اللَّهَ وَاشْهَدُوا أَنِّي بَرِيءٌ مِمَّا تُشْرِكُونَ
Kami hanya mengatakan bahwa sebagian tuhan-tuhan kami telah menimpakan keburukan atas dirimu.” Ia berkata, “Sesungguhnya aku menjadikan Allah saksi, dan saksikanlah bahwa aku berlepas diri dari apa yang kalian persekutukan,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنْ نَقُولُ إِلَّا اعْتَرَاكَ بَعْضُ آلِهَتِنَا بِسُوءٍin naquulu illaa 'taraaka ba'dhu aalihatinaa bi-suu'inkami hanya mengatakan bahwa sebagian tuhan-tuhan kami telah menimpakan keburukan atas dirimu
- قَالَ إِنِّي أُشْهِدُ اللَّهَ وَاشْهَدُوا أَنِّي بَرِيءٌ مِمَّا تُشْرِكُونَqaala innii usyhidu llaaha wa-syhaduu annii barii'un mimmaa tusyrikuunaia berkata, sesungguhnya aku menjadikan Allah saksi, dan saksikanlah bahwa aku berlepas diri dari apa yang kalian persekutukan
Terjemahan per kata (16 kata)
- إِنْinjika
- نَقُولُnaquulukami katakan
- إِلَّاillaakecuali
- اعْتَرَاكَ'taraakamenimpamu
- بَعْضُba'dhusebagian
- آلِهَتِنَاaalihatinaatuhan-tuhan kami
- بِسُوءٍbi-suu'indengan keburukan
- قَالَqaalaberkata
- إِنِّيinniisesungguhnya aku
- أُشْهِدُusyhiduaku mempersaksikan
- اللَّهَllaahaAllah
- وَاشْهَدُواwa-syhaduudan saksikanlah kalian
- أَنِّيanniibahwa aku
- بَرِيءٌbarii'unberlepas diri
- مِمَّاmimmaadari apa yang
- تُشْرِكُونَtusyrikuunakalian mempersekutukan
Inti bacaan
Tuduhan aneh (dikutuk oleh berhala mereka) dijawab Hud dengan ketenangan formal, bukan kemarahan, 'aku menjadikan Allah saksi. aku berlepas diri dari apa yang kalian persekutukan'. Konkretnya: menghadapi tuduhan yang tidak masuk akal atau menghina, merespons dengan ketenangan formal dan pernyataan posisi yang jelas (bukan kemarahan reaktif) mempertahankan martabat sambil tetap menegaskan batas dengan jelas.
Penjelasan pilihan kata
Menutup kutipan kaum 'Ad yang dibuka di 11:53; membuka kutipan jawaban Hud yang berlanjut ke 11:55.
Tafsiran
Tuduhan kutukan berhala ini menyingkap logika terbalik, bukan Hud yang salah karena berhala mereka marah, melainkan justru menjadi bukti kekosongan kekuatan berhala itu sendiri, yang segera ditantang langsung oleh Hud di ayat berikutnya.
Renungan dan Hikmah
- Tuduhan bahwa berhala menimpakan keburukan dijawab Hud dengan menjadikan Allah saksi. Bukan dengan membantah. Yang paling menjawab tuduhan tanpa dasar adalah menghadirkan Yang mengetahui duduk perkaranya.
- Ia juga meminta mereka menyaksikan. Yang menuduh dijadikan saksi. Pernyataan yang berani dibuat di depan lawannya sendiri tidak menyisakan ruang untuk disangkal kemudian.
- Isi kesaksian itu bahwa ia berlepas diri dari apa yang mereka persekutukan dengan Allah. Dinyatakan terbuka, bukan disimpan. Sikap yang diumumkan sendiri lebih sulit ditawar belakangan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, '-r-w, b-'-d, a-l-h, s-w-a, sh-h-d, b-r-a, sh-r-k): i'taraaka bi-suu' diterjemahkan 'menimpakan keburukan atasmu' (akar '-r-w + akar s-w-'; terjemahan lain 'penyakit gila', terjemahan ini harfiah 'keburukan/gangguan'); aalihah diterjemahkan 'tuhan-tuhan'; ushhidu llaah diterjemahkan 'menjadikan Allah saksi' (akar sh-h-d); barii' diterjemahkan 'berlepas diri' (akar b-r-'). gloss '(penyakit gila)' dibuang.