فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا نَجَّيْنَا صَالِحًا وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ بِرَحْمَةٍ مِنَّا وَمِنْ خِزْيِ يَوْمِئِذٍ ۗ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ الْقَوِيُّ الْعَزِيزُ

Ketika keputusan Kami datang, Kami selamatkan Saleh dan orang-orang yang beriman bersamanya berkat rahmat dari Kami serta dari kehinaan hari itu. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah kuat lagi digdaya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا نَجَّيْنَا صَالِحًا وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ بِرَحْمَةٍ مِنَّا وَمِنْ خِزْيِ يَوْمِئِذٍfa-lammaa jaa'a amrunaa najjaynaa shaalihan wa-lladziina aamanuu ma'ahu bi-rahmatin minnaa wa-min khizyi yawmi'idzinketika keputusan Kami datang, Kami selamatkan Saleh dan orang-orang yang beriman bersamanya berkat rahmat dari Kami serta dari kehinaan hari itu
  2. إِنَّ رَبَّكَ هُوَ الْقَوِيُّ الْعَزِيزُinna rabbaka huwa l-qawiyyu l-'aziizusesungguhnya Tuhanmu, Dialah kuat lagi digdaya

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
  2. جَاءَjaa'adatang
  3. أَمْرُنَاamrunaaperintah Kami
  4. نَجَّيْنَاnajjaynaaKami menyelamatkan
  5. صَالِحًاshaalihankebajikan
  6. وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
  7. آمَنُواaamanuuberiman
  8. مَعَهُma'ahubersamanya
  9. بِرَحْمَةٍbi-rahmatindengan rahmat
  10. مِنَّاminnaadari Kami
  11. وَمِنْwa-mindan dari
  12. خِزْيِkhizyikehinaan
  13. يَوْمِئِذٍyawmi'idzinpada hari itu
  14. إِنَّinnasesungguhnya
  15. رَبَّكَrabbakaTuhanmu
  16. هُوَhuwaDia
  17. الْقَوِيُّl-qawiyyuMahakuat
  18. الْعَزِيزُl-'aziizuSang Digdaya

Inti bacaan

Pola penyelamatan yang konsisten diulang bagi Saleh dan pengikutnya, rahmat yang menyertai orang-orang beriman di tengah kehancuran yang menimpa sekitarnya.

Tafsiran

Penyelamatan ganda (dari azab dan dari kehinaan) menegaskan bahwa keselamatan Saleh bukan sekadar bertahan hidup secara fisik, melainkan juga martabat yang terjaga di tengah kehancuran kaumnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyelamatkan dari dua hal. Dari azabnya. Dan dari kehinaannya.
  • Kehinaan disebut terpisah dari azab. Bukan satu paket. Dua yang dihindarkan.
  • Susunannya sama dengan penutup kisah lain di surah itu. Allah memakai rumus yang tetap. Nabinya berganti.