كَأَنْ لَمْ يَغْنَوْا فِيهَا ۗ أَلَا إِنَّ ثَمُودَ كَفَرُوا رَبَّهُمْ ۗ أَلَا بُعْدًا لِثَمُودَ

Seakan-akan mereka belum pernah tinggal di sana. Ketahuilah, sesungguhnya Samud kufur kepada Tuhan mereka. Ketahuilah, kebinasaan bagi Samud.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. كَأَنْ لَمْ يَغْنَوْا فِيهَاka-an lam yaghnaw fiihaaseakan-akan mereka belum pernah tinggal di sana
  2. أَلَا إِنَّ ثَمُودَ كَفَرُوا رَبَّهُمْalaa inna tsamuuda kafaruu rabbahumketahuilah, sesungguhnya Samud kufur kepada Tuhan mereka
  3. أَلَا بُعْدًا لِثَمُودَalaa bu'dan li-tsamuudaketahuilah, kebinasaan bagi Samud
Catatan pilihan kata (ringkas)

Ayat verba/nomina gny non-sebutan: passthrough terjemahan lain (laa yughnii 'tidak berguna/bermanfaat' dkk., konsisten; sub-putusan verba terdokumentasi di PENDING); pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun passthrough (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di PENDING). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. ⚠ 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. Lih.. sebagian penerjemah: 'As if they had never lived1 therein. aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').

Aplikasi

Penghapusan total jejak keberadaan ('seakan-akan mereka belum pernah tinggal di sana'), pengulangan tema tentang bagaimana kemakmuran yang dibangun tanpa fondasi integritas tidak meninggalkan warisan yang bertahan.