فَلَمَّا ذَهَبَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ الرَّوْعُ وَجَاءَتْهُ الْبُشْرَىٰ يُجَادِلُنَا فِي قَوْمِ لُوطٍ
Maka ketika rasa takut telah hilang dari Ibrahim dan kabar gembira telah datang kepadanya, ia berbantah dengan Kami tentang kaum Lut.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَلَمَّا ذَهَبَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ الرَّوْعُ وَجَاءَتْهُ الْبُشْرَىٰ يُجَادِلُنَا فِي قَوْمِ لُوطٍfa-lammaa dzahaba an ibraahiima r-raw'u wa-jaa'atsu l-bushraa yujaadilunaa fii qawmi luutinmaka ketika rasa takut telah hilang dari Ibrahim dan kabar gembira telah datang kepadanya, ia berbantah dengan Kami tentang kaum Lut
Aplikasi
Ibrahim terus 'berbantah' memohonkan keringanan bagi kaum Lut meski rasa takutnya sudah reda, kegigihan advokasi/kepedulian bahkan untuk komunitas yang sudah sangat bermasalah. Konkretnya: kepedulian yang tulus kadang mendorong seseorang terus memohon/mengadvokasi bahkan untuk pihak yang tampaknya sudah sangat sulit ditolong, kegigihan ini adalah cerminan karakter penyayang, bukan naif, meski pada akhirnya tetap perlu menerima batas yang ditetapkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar dz-h-b, r-w-', j-y-a, b-sh-r, j-d-l, q-w-m): raw' diterjemahkan 'rasa takut (kekagetan)'; bushraa diterjemahkan 'kabar gembira' (akar b-sh-r); yujaadilunaa diterjemahkan 'berbantah dengan Kami' (akar j-d-l, Ibrahim memohonkan kaum Lut). gloss '(malaikat)' dibuang.