إِنَّ إِبْرَاهِيمَ لَحَلِيمٌ أَوَّاهٌ مُنِيبٌ
Sesungguhnya Ibrahim benar-benar penahan murka, sangat lembut hati, lagi suka kembali.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- إِنَّ إِبْرَاهِيمَ لَحَلِيمٌ أَوَّاهٌ مُنِيبٌinna ibraahiima la-haliimun awwaahun muniibunsesungguhnya Ibrahim benar-benar penahan murka, sangat lembut hati, lagi suka kembali
Aplikasi
Karakter Ibrahim dijelaskan dalam tiga sifat: penahan murka, lembut hati, suka kembali, penjelasan tentang MENGAPA ia begitu gigih memohon, bukan sekadar deskripsi kepribadian terpisah. Konkretnya: memahami akar karakter di balik sebuah perilaku (mengapa seseorang begitu gigih berbelas kasih) membantu menghargai konsistensi kepribadian mereka, sifat-sifat batin yang stabil (kesabaran, kelembutan, kerendahan hati) secara konsisten menghasilkan pola perilaku yang bisa diprediksi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain: 'Maha Penyantun' (atau varian, LIMA rendering utk satu lema: Maha Penyantun/penyantun/sangat penyantun/sangat lembut/sangat santun). Dua cacat: (a) 'Maha'+kapital tanpa dasar, corpus INDEFINIT; (b) 'penyantun' salah kata: KBBI VI, nomina 'penyantun' = 'orang sopan/suka menaruh belas kasihan/suka menolong/dewan pelindung', makna 'sabar dan tenang' (yang ada di adjektiva santun¹) HILANG pada turunannya, jebakan derivasi persis 'welas asih'; indra belas-kasihan/ menolong juga menabrak wilayah ra'uuf ('iba'). terjemahan ini: 'penahan murka'. ⚠ 11:75 awwaah: terjemahan lain 'pengiba' BERTABRAKAN dgn 'iba'=ra'fah diterjemahkan dipakai rendering terjemahan lain sendiri yang lain (9:114: 'sangat lembut hati'). Akar -w-h belum dibedah; ini manajemen-tabrakan, bukan keputusan makna. haliim dipakai utk MANUSIA 4× (Ibrahim 9:114 & 11:75; anak/ Ismail 37:101 'ghulaamin haliim'; Syu'aib 11:87) diterjemahkan SIFAT, bukan nama (pola rahiim/ ra'uuf). sebagian penerjemah 'clement' 15/15. hilm ≠ sabr (menahan-balasan vs menanggung-derita) ≠ ra'fah (perasaan iba) ≠ santun (adab). Rumus: ghafuurun haliim 6×; aliimun haliim 3×. Lih.. sebagian penerjemah: 'Abraham was clement, compassionate, penitent.' Corpus: haliim INDEFINIT di ayat ini (14/15 kemunculan indefinit, termasuk SEMUA yang tentang Allah). Konteks pengunci: 2:225 (tak menghukum keseleo sumpah), 35:41 (MENAHAN langit-bumi agar tak lenyap).