يَا إِبْرَاهِيمُ أَعْرِضْ عَنْ هَٰذَا ۖ إِنَّهُ قَدْ جَاءَ أَمْرُ رَبِّكَ ۖ وَإِنَّهُمْ آتِيهِمْ عَذَابٌ غَيْرُ مَرْدُودٍ

Wahai Ibrahim, berpalinglah dari ini. Sesungguhnya ketetapan Tuhanmu benar-benar telah datang, dan sesungguhnya mereka akan ditimpa azab yang tidak dapat ditolak.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. يَا إِبْرَاهِيمُ أَعْرِضْ عَنْ هَٰذَاyaa ibraahiimu a'ridh 'an haadzaawahai Ibrahim, berpalinglah dari ini
  2. إِنَّهُ قَدْ جَاءَ أَمْرُ رَبِّكَinnahu qad jaa'a amru rabbikasesungguhnya ketetapan Tuhanmu benar-benar telah datang
  3. وَإِنَّهُمْ آتِيهِمْ عَذَابٌ غَيْرُ مَرْدُودٍwa-innahum aatiihim 'adzaabun ghayru marduudindan sesungguhnya mereka akan ditimpa azab yang tidak dapat ditolak

Terjemahan per kata (15 kata)

  1. يَاyaawahai
  2. إِبْرَاهِيمُibraahiimuIbrahim
  3. أَعْرِضْa'ridhberpalinglah
  4. عَنْ'andari
  5. هَٰذَاhaadzaaini
  6. إِنَّهُinnahusesungguhnya
  7. قَدْqadsungguh
  8. جَاءَjaa'adatang
  9. أَمْرُamruurusan
  10. رَبِّكَrabbikaTuhanmu
  11. وَإِنَّهُمْwa-innahumdan sesungguhnya mereka
  12. آتِيهِمْaatiihimmendatangi mereka
  13. عَذَابٌ'adzaabunazab
  14. غَيْرُghayruyang tidak
  15. مَرْدُودٍmarduudinyang ditolak

Inti bacaan

Batas yang lembut namun tegas: 'berpalinglah dari ini; sesungguhnya ketetapan Tuhanmu benar-benar telah datang', bahkan kepedulian setulus Ibrahim perlu mengenali titik di mana keputusan sudah final. Konkretnya: kepedulian dan advokasi yang tulus (bahkan yang paling gigih sekalipun) perlu mengenali titik di mana keputusan sudah final dan terus mendesak menjadi tidak produktif, mengenali batas ini adalah kematangan, bukan pengkhianatan terhadap kepedulian itu sendiri.

Penjelasan pilihan kata

'Ibrahim' nama diri eksplisit vokatif bukan tambahan. 'ini' (haadzaa, tanpa -ka) demonstratif dekat konsisten.

Tafsiran

Perintah 'berpalinglah' ini menutup perdebatan Ibrahim (11:74-75) dengan tegas namun tanpa kemarahan: keputusan sudah final dan tak dapat ditolak, sehingga permohonan lebih lanjut tidak lagi relevan.

Renungan dan Hikmah

  • Yang diperintahkan kepada Ibrahim berpalinglah dari ini. Perdebatannya dihentikan, bukan dimenangkan. Ada perkara yang selesai bukan karena salah satu pihak keliru, melainkan karena keputusannya sudah tidak berada di tangan keduanya.
  • Alasan yang diberikan bahwa ketetapan Allah benar-benar telah datang. Sudah, bukan akan. Permohonan yang diajukan sesudah keputusan turun memang berpindah kedudukan dari pembelaan menjadi penundaan.
  • Perintah itu dibuka dengan menyebut namanya: wahai Ibrahim. Bukan teguran yang dingin. Allah menghentikan pembelaannya tanpa mencabut kedudukannya sebagai orang yang layak dipanggil dengan nama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar '-r-d, j-y-a, a-m-r, r-b-b, a-t-y, '-dz-b, gh-y-r, r-d-d): a'rid diterjemahkan 'berpaling' (akar '-r-d); amr rabbik diterjemahkan 'ketetapan Tuhanmu' (akar '-m-r); ghayru marduud diterjemahkan 'tidak dapat ditolak' (akar r-d-d). gloss '(Malaikat berkata,)/(mujadalah)' dibuang.