قَالُوا يَا لُوطُ إِنَّا رُسُلُ رَبِّكَ لَنْ يَصِلُوا إِلَيْكَ ۖ فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِنَ اللَّيْلِ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ أَحَدٌ إِلَّا امْرَأَتَكَ ۖ إِنَّهُ مُصِيبُهَا مَا أَصَابَهُمْ ۚ إِنَّ مَوْعِدَهُمُ الصُّبْحُ ۚ أَلَيْسَ الصُّبْحُ بِقَرِيبٍ

Mereka berkata, “Wahai Lut, sesungguhnya kami utusan-utusan Tuhanmu, mereka tidak akan sampai kepadamu. Maka pergilah dengan keluargamu pada sebagian malam, dan janganlah seorang pun di antara kalian menoleh, kecuali istrimu. Sesungguhnya ia akan terkena apa yang menimpa mereka. Sesungguhnya waktu yang dijanjikan bagi mereka adalah subuh. Bukankah subuh itu sudah dekat?”

Terjemahan bertahap (5 jeda)

  1. قَالُوا يَا لُوطُ إِنَّا رُسُلُ رَبِّكَ لَنْ يَصِلُوا إِلَيْكَqaaluu yaa luuthu innaa rusulu rabbika lan yashiluu ilaykamereka berkata, wahai Lut, sesungguhnya kami utusan-utusan Tuhanmu, mereka tidak akan sampai kepadamu
  2. فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِنَ اللَّيْلِ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ أَحَدٌ إِلَّا امْرَأَتَكَfa-asri bi-ahlika bi-qith'in mina l-layli wa-laa yaltafit minkum ahadun illaa mra'atakamaka pergilah dengan keluargamu pada sebagian malam, dan janganlah seorang pun di antara kalian menoleh, kecuali istrimu
  3. إِنَّهُ مُصِيبُهَا مَا أَصَابَهُمْinnahu mushiibuhaa maa ashaabahumsesungguhnya ia akan terkena apa yang menimpa mereka
  4. إِنَّ مَوْعِدَهُمُ الصُّبْحُinna maw'idahumu sh-shubhusesungguhnya waktu yang dijanjikan bagi mereka adalah subuh
  5. أَلَيْسَ الصُّبْحُ بِقَرِيبٍa-laysa sh-shubhu bi-qariibinbukankah subuh itu sudah dekat

Terjemahan per kata (30 kata)

  1. قَالُواqaaluumereka berkata
  2. يَاyaawahai
  3. لُوطُluuthuLut
  4. إِنَّاinnaasesungguhnya kami
  5. رُسُلُrusulupara rasul
  6. رَبِّكَrabbikaTuhanmu
  7. لَنْlantidak akan
  8. يَصِلُواyashiluumereka bergabung
  9. إِلَيْكَilaykakepadamu
  10. فَأَسْرِfa-asrimaka berangkatlah
  11. بِأَهْلِكَbi-ahlikadengan keluargamu
  12. بِقِطْعٍbi-qith'inpada sebagian
  13. مِنَminadari
  14. اللَّيْلِl-laylimalam
  15. وَلَاwa-laadan janganlah
  16. يَلْتَفِتْyaltafitmenoleh
  17. مِنْكُمْminkumdari kalian
  18. أَحَدٌahadunseorang pun
  19. إِلَّاillaakecuali
  20. امْرَأَتَكَmra'atakaistrimu
  21. إِنَّهُinnahusesungguhnya
  22. مُصِيبُهَاmushiibuhaayang menimpanya
  23. مَاmaaapa yang
  24. أَصَابَهُمْashaabahummenimpa mereka
  25. إِنَّinnasesungguhnya
  26. مَوْعِدَهُمُmaw'idahumutempat yang dijanjikan bagi mereka
  27. الصُّبْحُsh-shubhusubuh
  28. أَلَيْسَa-laysabukankah
  29. الصُّبْحُsh-shubhusubuh
  30. بِقَرِيبٍbi-qariibinyang dekat

Inti bacaan

Bantuan tiba tepat saat paling dibutuhkan, disertai instruksi praktis dan konkret (pergi malam hari, jangan menoleh) serta pengingat menenangkan: 'bukankah subuh itu sudah dekat?', krisis yang dihadapi punya durasi yang dibatasi dan jelas ujungnya. Konkretnya: dalam menghadapi krisis yang terasa berat, mengingat bahwa krisis itu punya batas waktu yang jelas (bukan berlangsung selamanya) memberi ketenangan untuk bertahan sampai titik akhirnya, instruksi praktis dan konkret (bukan sekadar penghiburan abstrak) adalah bentuk bantuan paling berguna saat krisis nyata sedang berlangsung.

Penjelasan pilihan kata

'utusan-utusan Tuhanmu' (rusulu, akar rsl) sudah benar, bukan 'malaikat-malaikat' (bandingkan fix 10:21/11:77). 'Lut' nama diri eksplisit vokatif bukan tambahan.

Tafsiran

Kepastian waktu (subuh, sudah dekat) menegaskan bahwa penangguhan ini bukan ketidakpastian; Lut diberi jendela waktu jelas untuk menyelamatkan keluarganya sebelum azab tiba, dengan satu pengecualian eksplisit: istrinya.

Renungan dan Hikmah

  • Di tengah malam yang paling menakutkan dalam hidupnya, yang disampaikan kepadanya sebuah pertanyaan tentang waktu: bukankah subuh sudah dekat. Bukan janji keselamatan, melainkan pengingat bahwa malam ini pun punya ujung. Yang paling menenangkan di tengah kesulitan sering bukan jaminan hasil, melainkan kepastian bahwa ia tidak berlangsung selamanya.
  • Yang disampaikan utusan Allah bukan penghiburan, melainkan langkah: pergi pada sebagian malam, jangan menoleh. Sederhana, bisa langsung dikerjakan. Orang yang sedang panik tak membutuhkan penjelasan panjang; ia membutuhkan satu hal yang bisa dilakukan sekarang.
  • Satu nama dikecualikan Allah dari yang diselamatkan, dan alasannya tidak diuraikan di sini. Kedekatan paling dekat pun tidak otomatis ikut. Ayat ini menyebutkannya sebagai keterangan, bukan sebagai perdebatan, dan justru ketenangan penyebutannya yang membuatnya berat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, r-s-l, r-b-b, w-s-l, s-r-y, a-h-l, q-t-', l-y-l, l-f-t, a-h-d, m-r-a, s-w-b, w-'-d, s-b-h, l-y-s, q-r-b): rusul rabbik diterjemahkan 'utusan Tuhanmu'; asri diterjemahkan 'pergilah di malam hari' (akar s-r-y); yaltafit diterjemahkan 'menoleh' (akar l-f-t); maw'id diterjemahkan 'saat yang dijanjikan' (akar w-'-d); subh diterjemahkan 'subuh'. gloss '(para malaikat)/(karena mereka akan dibinasakan)/(dini hari)/(janganlah kamu ajak…)/(siksaan)/(kehancuran)' dibuang.