قَالُوا يَا لُوطُ إِنَّا رُسُلُ رَبِّكَ لَنْ يَصِلُوا إِلَيْكَ ۖ فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِنَ اللَّيْلِ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ أَحَدٌ إِلَّا امْرَأَتَكَ ۖ إِنَّهُ مُصِيبُهَا مَا أَصَابَهُمْ ۚ إِنَّ مَوْعِدَهُمُ الصُّبْحُ ۚ أَلَيْسَ الصُّبْحُ بِقَرِيبٍ
Mereka berkata, “Wahai Lut, sesungguhnya kami utusan-utusan Tuhanmu, mereka tidak akan sampai kepadamu. Maka pergilah dengan keluargamu pada sebagian malam, dan janganlah seorang pun di antara kalian menoleh, kecuali istrimu. Sesungguhnya ia akan terkena apa yang menimpa mereka. Sesungguhnya waktu yang dijanjikan bagi mereka adalah subuh. Bukankah subuh itu sudah dekat?”
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- قَالُوا يَا لُوطُ إِنَّا رُسُلُ رَبِّكَ لَنْ يَصِلُوا إِلَيْكَqaaluu yaa luutu innaa rusulu rabbika lan yasiluu ilaykamereka berkata, wahai Lut, sesungguhnya kami utusan-utusan Tuhanmu, mereka tidak akan sampai kepadamu
- فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِنَ اللَّيْلِ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ أَحَدٌ إِلَّا امْرَأَتَكَfa-asri bi-ahlika bi-qit'in mina l-layli wa-laa yaltafit minkum ahadun illaa mra'atakamaka pergilah dengan keluargamu pada sebagian malam, dan janganlah seorang pun di antara kalian menoleh, kecuali istrimu
- إِنَّهُ مُصِيبُهَا مَا أَصَابَهُمْinnahu musiibuhaa maa asaabahumsesungguhnya ia akan terkena apa yang menimpa mereka
- إِنَّ مَوْعِدَهُمُ الصُّبْحُinna maw'idahumu s-subhusesungguhnya waktu yang dijanjikan bagi mereka adalah subuh
- أَلَيْسَ الصُّبْحُ بِقَرِيبٍa-laysa s-subhu bi-qariibinbukankah subuh itu sudah dekat
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar q-w-l, r-s-l, r-b-b, w-s-l, s-r-y, a-h-l, q-t-', l-y-l, l-f-t, a-h-d, m-r-a, s-w-b, w-'-d, s-b-h, l-y-s, q-r-b): rusul rabbik diterjemahkan 'utusan Tuhanmu'; asri diterjemahkan 'pergilah di malam hari' (akar s-r-y); yaltafit diterjemahkan 'menoleh' (akar l-f-t); maw'id diterjemahkan 'saat yang dijanjikan' (akar w-'-d); subh diterjemahkan 'subuh'. gloss '(para malaikat)/(karena mereka akan dibinasakan)/(dini hari)/(janganlah kamu ajak…)/(siksaan)/(kehancuran)' dibuang.
Aplikasi
Bantuan tiba tepat saat paling dibutuhkan, disertai instruksi praktis dan konkret (pergi malam hari, jangan menoleh) serta pengingat menenangkan: 'bukankah subuh itu sudah dekat?', krisis yang dihadapi punya durasi yang dibatasi dan jelas ujungnya. Konkretnya: dalam menghadapi krisis yang terasa berat, mengingat bahwa krisis itu punya batas waktu yang jelas (bukan berlangsung selamanya) memberi ketenangan untuk bertahan sampai titik akhirnya, instruksi praktis dan konkret (bukan sekadar penghiburan abstrak) adalah bentuk bantuan paling berguna saat krisis nyata sedang berlangsung.