فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ مَنْضُودٍ
Maka ketika keputusan Kami datang, Kami menjungkirbalikkannya, dan Kami menghujani mereka dengan batu-batu dari tanah liat yang dibakar, tersusun bertumpuk.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَلَمَّا جَاءَ أَمْرُنَا جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ مَنْضُودٍfa-lammaa jaa'a amrunaa ja'alnaa 'aaliyahaa saafilahaa wa-amtharnaa 'alayhaa hijaaratan min sijjiilin mandhuudinmaka ketika keputusan Kami datang, Kami menjungkirbalikkannya, dan Kami menghujani mereka dengan batu-batu dari tanah liat yang dibakar, tersusun bertumpuk
Terjemahan per kata (12 kata)
- فَلَمَّاfa-lammaamaka ketika
- جَاءَjaa'adatang
- أَمْرُنَاamrunaaperintah Kami
- جَعَلْنَاja'alnaaKami menjadikan
- عَالِيَهَا'aaliyahaabagian atasnya
- سَافِلَهَاsaafilahaabagian bawahnya
- وَأَمْطَرْنَاwa-amtharnaadan Kami menghujani
- عَلَيْهَا'alayhaaatasnya
- حِجَارَةًhijaaratanbatu
- مِنْmindari
- سِجِّيلٍsijjiilintanah keras
- مَنْضُودٍmandhuudinyang bersusun
Inti bacaan
Konsekuensi dramatis (pembalikan total, hujan batu bertubi-tubi) menimpa tepat setelah peringatan panjang diabaikan berulang kali, skala konsekuensi mencerminkan skala pola pelanggaran yang sudah lama dibiarkan berlanjut.
Tafsiran
Pembalikan negeri (bagian atas jadi bawah) melambangkan pembalikan total tatanan yang telah dirusak kaum ini: hukuman yang bentuknya mencerminkan sifat pelanggarannya sendiri.
Renungan dan Hikmah
- Allah membalik negerinya, bukan meratakannya. Yang di atas ke bawah. Bentuknya sepadan dengan kelakuannya.
- Dua hukuman ditumpuk: dibalik lalu dihujani. Bukan salah satu. Keduanya.
- Batunya disebut tersusun bertumpuk. Allah menyebut keteraturannya. Bahkan hujan batu itu ada susunannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.