وَيَا قَوْمِ أَوْفُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَ

Dan wahai kaumku, penuhilah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kalian mengurangi hak-hak manusia, dan janganlah berbuat kerusakan di bumi sebagai perusak.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَيَا قَوْمِ أَوْفُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِwa-yaa qawmi awfuu l-mikyaala wa-l-miizaana bi-l-qisthidan wahai kaumku, penuhilah takaran dan timbangan dengan adil
  2. وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَwa-laa tabkhasuu n-naasa asyyaa'ahum wa-laa ta'tsaw fii l-ardhi mufsidiinadan janganlah kalian mengurangi hak-hak manusia, dan janganlah berbuat kerusakan di bumi sebagai perusak

Terjemahan per kata (15 kata)

  1. وَيَاwa-yaadan wahai
  2. قَوْمِqawmikaumku
  3. أَوْفُواawfuupenuhilah kalian
  4. الْمِكْيَالَl-mikyaalatakaran
  5. وَالْمِيزَانَwa-l-miizaanadan timbangan
  6. بِالْقِسْطِbi-l-qisthidengan keadilan
  7. وَلَاwa-laadan janganlah
  8. تَبْخَسُواtabkhasuukalian mengurangi
  9. النَّاسَn-naasamanusia
  10. أَشْيَاءَهُمْasyyaa'ahumbarang-barang mereka
  11. وَلَاwa-laadan janganlah
  12. تَعْثَوْاta'tsawkalian berbuat kejahatan
  13. فِيfiidi
  14. الْأَرْضِl-ardhibumi
  15. مُفْسِدِينَmufsidiinadengan membuat kerusakan

Inti bacaan

Instruksi konkret: 'penuhilah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kalian mengurangi hak-hak manusia', kejujuran ekonomi dibingkai secara eksplisit sebagai soal hak orang lain, bukan sekadar aturan teknis transaksi. Konkretnya: kecurangan dalam transaksi (mengurangi takaran, memanipulasi angka) pada dasarnya adalah pelanggaran terhadap hak orang lain, bukan sekadar pelanggaran teknis atau administratif, membingkai kejujuran ekonomi sebagai soal hak asasi (bukan sekadar aturan bisnis) memberi bobot moral yang lebih serius pada praktik bisnis sehari-hari.

Penjelasan pilihan kata

Kutip pidato Syuaib yang dibuka di 11:84 belum ditutup di sini: berlanjut ke 11:86 (satu pidato utuh tanpa jeda).

Tafsiran

Perluasan dari takaran-timbangan ke 'hak-hak manusia' secara umum menyingkap bahwa kecurangan ekonomi hanyalah salah satu bentuk kerusakan yang lebih luas: pesan Syuaib bergerak dari kasus spesifik ke prinsip universal.

Renungan dan Hikmah

  • Syuaib bergerak dari menyuruh menyempurnakan takaran ke melarang mengurangi hak-hak manusia. Yang tadinya soal alat ukur berubah jadi soal hak. Mengurangi timbangan memang tak pernah cuma urusan angka; ia selalu mengambil sesuatu dari seseorang yang tidak melihatnya diambil.
  • Urutan larangan yang disampaikan atas perintah Allah bergerak dari kecurangan kecil ke kerusakan di bumi. Yang satu terasa sepele, yang lain besar, dan keduanya disebut dalam satu tarikan. Kerusakan besar jarang dimulai sebagai kerusakan; ia biasanya dimulai sebagai selisih kecil yang dianggap tak berarti.
  • Ia menyapa mereka 'wahai kaumku', bukan wahai orang-orang yang curang. Sebutan itu diulang di sepanjang pidatonya. Utusan Allah yang menegur paling keras tetap menyebut mereka miliknya, dan itu yang membedakan menegur dari menyerang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-m, w-f-y, k-y-l, w-z-n, q-s-t, b-kh-s, n-w-s, sh-y-a, '-ts-w, a-r-d, f-s-d): awfuu l-mikyaal wa l-miizaan bi-l-qist diterjemahkan 'penuhilah takaran dan timbangan dengan adil' (akar w-f-y + akar w-z-n putaran 125 + akar q-s-t, sepola 6:152/7:85); tabkhasuu diterjemahkan 'mengurangi (hak)' (akar b-kh-s); ta'thaw…mufsidiin diterjemahkan 'berbuat kerusakan' (akar '-ts-w + akar f-s-d). Selaras.