بَقِيَّتُ اللَّهِ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ ۚ وَمَا أَنَا عَلَيْكُمْ بِحَفِيظٍ
Apa yang tersisa dari Allah lebih baik bagi kalian, jika kalian orang-orang beriman. Dan aku bukanlah pengawas atas kalian.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- بَقِيَّتُ اللَّهِ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَbaqiyyatu llaahi khayrun lakum in kuntum mu'miniinaapa yang tersisa dari Allah lebih baik bagi kalian, jika kalian orang-orang beriman
- وَمَا أَنَا عَلَيْكُمْ بِحَفِيظٍwa-maa anaa alaykum bi-hafiizhindan aku bukanlah pengawas atas kalian
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar b-q-y, a-l-h, kh-y-r, k-w-n, a-m-n, h-f-zh): baqiyyat allaah diterjemahkan 'apa yang tersisa dari Allah (keuntungan halal)' (akar b-q-y); wa maa anaa alaykum bi-hafiizh diterjemahkan 'aku bukan pengawas atas kalian', akar h-f-zh (putaran 60): hafiizh DISANGKAL dari SYUAIB, memperluas pola peran-disangkal ke nabi LAIN (sama disclaimer Nabi 4:80/6:107, seorang nabi tak pernah hafiizh atas kaumnya). gloss '(dari keuntungan yang halal)/(yang dianugerahkan)' dibuang.
Aplikasi
Prinsip ekonomi yang jelas: 'apa yang tersisa dari Allah (keuntungan yang halal) lebih baik bagi kalian', keuntungan yang lebih kecil tapi diperoleh dengan jujur diunggulkan atas keuntungan besar dari kecurangan. Konkretnya: memilih keuntungan yang lebih kecil tapi diperoleh dengan cara jujur di atas keuntungan besar dari kecurangan adalah prinsip yang perlu ditegaskan kembali dalam pengambilan keputusan bisnis, kalkulasi keuntungan jangka pendek sering mengabaikan bahwa keuntungan yang jujur, meski lebih kecil, sebenarnya 'lebih baik' dalam pengertian yang lebih menyeluruh.