قَالَ يَا قَوْمِ أَرَهْطِي أَعَزُّ عَلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَاتَّخَذْتُمُوهُ وَرَاءَكُمْ ظِهْرِيًّا ۖ إِنَّ رَبِّي بِمَا تَعْمَلُونَ مُحِيطٌ

Ia berkata, “Wahai kaumku, apakah keluargaku lebih digdaya bagi kalian daripada Allah, sehingga kalian jadikan Dia terabaikan di belakang kalian? Sesungguhnya Tuhanku meliputi apa yang kalian kerjakan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. قَالَ يَا قَوْمِ أَرَهْطِي أَعَزُّ عَلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَاتَّخَذْتُمُوهُ وَرَاءَكُمْ ظِهْرِيًّاqaala yaa qawmi a-rahthii a'azzu 'alaykum mina llaahi wa-ttakhadztumuuhu waraa'akum zhihriyyania berkata, wahai kaumku, apakah keluargaku lebih digdaya bagi kalian daripada Allah, sehingga kalian jadikan Dia terabaikan di belakang kalian
  2. إِنَّ رَبِّي بِمَا تَعْمَلُونَ مُحِيطٌinna rabbii bi-maa ta'maluuna muhiithunsesungguhnya Tuhanku meliputi apa yang kalian kerjakan

Terjemahan per kata (16 kata)

  1. قَالَqaalaberkata
  2. يَاyaawahai
  3. قَوْمِqawmikaumku
  4. أَرَهْطِيa-rahthiiapakah keluargaku
  5. أَعَزُّa'azzulebih kuat
  6. عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
  7. مِنَminadari
  8. اللَّهِllaahiAllah
  9. وَاتَّخَذْتُمُوهُwa-ttakhadztumuuhudan kalian menjadikannya
  10. وَرَاءَكُمْwaraa'akumdi belakang kalian
  11. ظِهْرِيًّاzhihriyyandi belakang punggung
  12. إِنَّinnasesungguhnya
  13. رَبِّيrabbiiTuhanku
  14. بِمَاbi-maapada apa yang
  15. تَعْمَلُونَta'maluunakalian kerjakan
  16. مُحِيطٌmuhiithunmeliputi

Inti bacaan

Syuaib menyingkap prioritas yang terbalik: mereka menghormati keluarganya lebih dari Allah sendiri, 'kalian menempatkan-Nya di belakang kalian (menyepelekan-Nya)'. Konkretnya: memeriksa apakah rasa hormat yang diberikan kepada koneksi sosial (keluarga, jaringan, status) melebihi komitmen terhadap prinsip yang lebih tinggi adalah pemeriksaan diri yang penting, prioritas yang terbalik ini sering tidak disadari sampai disingkap secara eksplisit.

Tafsiran

Pertanyaan retoris ini membalikkan logika kaumnya: mereka takut kepada raht (kerabat manusia) tapi tidak takut mengabaikan Allah, sebuah ketidaksinkronan prioritas yang justru menjadi inti kritik Syuaib.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam Syuaib bertanya apakah keluarganya lebih digdaya bagi mereka daripada Allah. Perbandingan yang telanjang. Yang menahan mereka menyentuhnya ternyata bukan kebenarannya.
  • Gambaran yang ia pakai: menjadikan-Nya terabaikan di belakang punggung. Seperti barang yang ditinggal. Yang paling diperhitungkan diletakkan di tempat yang paling tak diperhatikan.
  • Penutupnya menyebut Tuhanku meliputi apa yang kalian kerjakan. Kata meliputi dipakai. Yang ditaruh di belakang punggung ternyata mengelilingi dari segala arah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

a'azzu alaykum = elatif diterjemahkan 'lebih digdaya bagi kalian' (terjemahan lain 'lebih terhormat'); 2MP diterjemahkan kalian. Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.