يَقْدُمُ قَوْمَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَأَوْرَدَهُمُ النَّارَ ۖ وَبِئْسَ الْوِرْدُ الْمَوْرُودُ

Ia berjalan di depan kaumnya pada hari kiamat, lalu membawa mereka masuk ke api. Dan seburuk-buruk tempat tujuan adalah tempat yang dituju itu.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. يَقْدُمُ قَوْمَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَأَوْرَدَهُمُ النَّارَyaqdumu qawmahu yawma l-qiyaamati fa-awradahumu n-naaraia berjalan di depan kaumnya pada hari kiamat, lalu membawa mereka masuk ke api
  2. وَبِئْسَ الْوِرْدُ الْمَوْرُودُwa-bi'sa l-wirdu l-mawruududan seburuk-buruk tempat tujuan adalah tempat yang dituju itu
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar q-d-m, q-w-m, y-w-m, w-r-d, n-w-r, b-a-s): yaqdumu diterjemahkan 'berjalan di depan (memimpin)' (akar q-d-m); awradahum diterjemahkan 'membawa mereka masuk' (akar w-r-d); wird/mawruud diterjemahkan 'tempat masuk yang dituju'. gloss '(Fir'aun)' dibuang.

Aplikasi

Ironi tajam: Firaun 'berjalan di depan kaumnya' memimpin mereka, tetapi menuju kehancuran, bukan keselamatan. Konkretnya: kepemimpinan itu sendiri bukan jaminan arah yang baik, mengikuti seorang pemimpin yang percaya diri dan tegas tidak berarti mengikuti arah yang benar; menilai KE MANA sebenarnya seorang pemimpin membawa pengikutnya lebih penting daripada sekadar seberapa meyakinkan gaya kepemimpinannya.