وَمَا ظَلَمْنَاهُمْ وَلَٰكِنْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ۖ فَمَا أَغْنَتْ عَنْهُمْ آلِهَتُهُمُ الَّتِي يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ شَيْءٍ لَمَّا جَاءَ أَمْرُ رَبِّكَ ۖ وَمَا زَادُوهُمْ غَيْرَ تَتْبِيبٍ

Dan Kami tidak menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri. Maka sembahan yang mereka sembah selain Allah itu sama sekali tidak berguna bagi mereka ketika keputusan Tuhanmu datang. Dan sembahan itu tidak menambah bagi mereka selain kebinasaan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَمَا ظَلَمْنَاهُمْ وَلَٰكِنْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْwa-maa zhalamnaahum wa-laakin zhalamuu anfusahumdan Kami tidak menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri
  2. فَمَا أَغْنَتْ عَنْهُمْ آلِهَتُهُمُ الَّتِي يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ شَيْءٍ لَمَّا جَاءَ أَمْرُ رَبِّكَfa-maa aghnat 'anhum aalihatuhumu llatii yad'uuna min duuni llaahi min syay'in lammaa jaa'a amru rabbikamaka sembahan yang mereka sembah selain Allah itu sama sekali tidak berguna bagi mereka ketika keputusan Tuhanmu datang
  3. وَمَا زَادُوهُمْ غَيْرَ تَتْبِيبٍwa-maa zaaduuhum ghayra tatbiibindan sembahan itu tidak menambah bagi mereka selain kebinasaan

Terjemahan per kata (24 kata)

  1. وَمَاwa-maadan tidaklah
  2. ظَلَمْنَاهُمْzhalamnaahumKami menzalimi mereka
  3. وَلَٰكِنْwa-laakintetapi
  4. ظَلَمُواzhalamuuberbuat zalim
  5. أَنْفُسَهُمْanfusahumdiri mereka sendiri
  6. فَمَاfa-maamaka tidak
  7. أَغْنَتْaghnatberguna
  8. عَنْهُمْ'anhumdari mereka
  9. آلِهَتُهُمُaalihatuhumutuhan-tuhan mereka
  10. الَّتِيllatiiyang
  11. يَدْعُونَyad'uunamereka menyeru
  12. مِنْmindari
  13. دُونِduuniselain
  14. اللَّهِllaahiAllah
  15. مِنْmindari
  16. شَيْءٍsyay'insesuatu
  17. لَمَّاlammaaketika
  18. جَاءَjaa'adatang
  19. أَمْرُamruurusan
  20. رَبِّكَrabbikaTuhanmu
  21. وَمَاwa-maadan tidaklah
  22. زَادُوهُمْzaaduuhummereka menambah bagi mereka
  23. غَيْرَghayraselain
  24. تَتْبِيبٍtatbiibinkerugian

Inti bacaan

Detail penting: sembahan palsu mereka 'justru hanya menambah kebinasaan bagi mereka', bukan sekadar tidak membantu, melainkan aktif memperburuk keadaan. Konkretnya: sandaran yang keliru (baik keyakinan kosong, kebiasaan buruk, atau ketergantungan yang salah) tidak sekadar netral tidak membantu, ia bisa aktif memperburuk situasi yang sudah sulit, sebuah alasan lebih untuk mengevaluasi ulang sandaran yang dipilih, bukan hanya menganggapnya tidak berbahaya.

Tafsiran

Penegasan 'Kami tidak menzalimi, merekalah yang menzalimi diri sendiri' merangkum prinsip tanggung jawab yang berulang di seluruh Surah Hud: kehancuran tiap kaum selalu berasal dari pilihan mereka sendiri, bukan kesewenangan ilahi.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyangkal lebih dahulu bahwa Dia menzalimi mereka. Sebelum menyebut siapa pelakunya. Tuduhan yang mungkin muncul dijawab sebelum sempat diucapkan.
  • Yang mereka sembah disebut sama sekali tidak berguna ketika keputusan datang. Bukan kurang berguna. Sandaran yang tak pernah diuji baru ketahuan kosong pada saat ia diperlukan.
  • Allah menyebut sembahan itu bukan cuma tak menolong, melainkan menambah kebinasaan mereka. Merugikan. Yang diharap meringankan ternyata memberatkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Ayat verba/nomina gny non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (laa yughnii 'tidak berguna/bermanfaat' dkk., konsisten; sub-putusan verba terdokumentasi di belum diputuskan); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun pemakaian diteruskan (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di belum diputuskan). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. al-Ghaniyy (glos ilahi) = 'The Self-sufficient; aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').