إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِمَنْ خَافَ عَذَابَ الْآخِرَةِ ۚ ذَٰلِكَ يَوْمٌ مَجْمُوعٌ لَهُ النَّاسُ وَذَٰلِكَ يَوْمٌ مَشْهُودٌ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi orang yang takut pada azab akhirat. Itu adalah hari ketika semua manusia dikumpulkan, dan itu adalah hari yang disaksikan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِمَنْ خَافَ عَذَابَ الْآخِرَةِinna fii dzaalika la-aayatan li-man khaafa 'adzaaba l-aakhiratisesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi orang yang takut pada azab akhirat
- ذَٰلِكَ يَوْمٌ مَجْمُوعٌ لَهُ النَّاسُ وَذَٰلِكَ يَوْمٌ مَشْهُودٌdzaalika yawmun majmuu'un lahu n-naasu wa-dzaalika yawmun masyhuudunitu adalah hari ketika semua manusia dikumpulkan, dan itu adalah hari yang disaksikan
Terjemahan per kata (16 kata)
- إِنَّinnasesungguhnya
- فِيfiipada
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- لَآيَةًla-aayatanbenar-benar tanda
- لِمَنْli-manbagi orang yang
- خَافَkhaafatakut
- عَذَابَ'adzaabaazab
- الْآخِرَةِl-aakhiratiakhirat
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- يَوْمٌyawmunhari
- مَجْمُوعٌmajmuu'unyang dikumpulkan
- لَهُlahubaginya
- النَّاسُn-naasumanusia
- وَذَٰلِكَwa-dzaalikadan itulah
- يَوْمٌyawmunhari
- مَشْهُودٌmasyhuudunyang disaksikan
Inti bacaan
Fungsi spesifik dari kisah-kisah ini dijelaskan: 'tanda bagi orang yang takut pada azab akhirat', bukti sejarah yang sama memberi dampak berbeda tergantung apakah pendengarnya memiliki kepekaan terhadap akuntabilitas jangka panjang atau tidak.
Tafsiran
Pergeseran dari 'tanda' (bagi yang takut) ke penamaan eksplisit 'hari dikumpulkan'+'hari disaksikan' menegaskan bahwa pelajaran dari kisah-kisah kota yang dibinasakan bukan cuma soal masa lalu, melainkan cermin langsung bagi hari pertanggungjawaban yang akan datang.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut tandanya berlaku bagi yang takut, bukan bagi semua orang. Buktinya sama. Yang menangkap berbeda.
- Hari itu diberi dua nama sekaligus. Hari dikumpulkan dan hari disaksikan. Yang satu tentang siapa, yang lain tentang mata.
- Kisah kota-kota yang binasa dipakai Allah sebagai cermin, bukan sebagai catatan. Yang lampau menunjuk yang akan datang. Arahnya ke depan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah) diterjemahkan 'tanda'. Ayat ini termasuk 55 yang SENGAJA ditunda di rollout pertama karena terjemahan lain memakai 'bukti/mukjizat/keterangan', kata yang bisa menerjemahkan bayyinah/sultaan, bukan aayah. Diselesaikan setelah pemilahan per-LEMA (bukan akar: akar byn mencakup bayyinah/bayna/mubiin yang beda-beda) dan pembacaan teks per-ayat. Padanan pesaing (bayyinah/sultaan) SENGAJA dipertahankan, hanya aayah yang diganti.