فَلَا تَكُ فِي مِرْيَةٍ مِمَّا يَعْبُدُ هَٰؤُلَاءِ ۚ مَا يَعْبُدُونَ إِلَّا كَمَا يَعْبُدُ آبَاؤُهُمْ مِنْ قَبْلُ ۚ وَإِنَّا لَمُوَفُّوهُمْ نَصِيبَهُمْ غَيْرَ مَنْقُوصٍ
Maka janganlah engkau berada dalam keraguan tentang apa yang disembah orang-orang ini. Mereka tidaklah menyembah kecuali sebagaimana nenek moyang mereka menyembah sebelumnya. Dan sesungguhnya Kami pasti menyempurnakan bagian mereka tanpa dikurangi.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَلَا تَكُ فِي مِرْيَةٍ مِمَّا يَعْبُدُ هَٰؤُلَاءِfa-laa taku fii miryatin mimmaa ya'budu haa'ulaa'imaka janganlah engkau berada dalam keraguan tentang apa yang disembah orang-orang ini
- مَا يَعْبُدُونَ إِلَّا كَمَا يَعْبُدُ آبَاؤُهُمْ مِنْ قَبْلُmaa ya'buduuna illaa ka-maa ya'budu aabaa'uhum min qablumereka tidaklah menyembah kecuali sebagaimana nenek moyang mereka menyembah sebelumnya
- وَإِنَّا لَمُوَفُّوهُمْ نَصِيبَهُمْ غَيْرَ مَنْقُوصٍwa-innaa la-muwaffuuhum nasiibahum ghayra manquusindan sesungguhnya Kami pasti menyempurnakan bagian mereka tanpa dikurangi
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar k-w-n, m-r-y, '-b-d, a-b-w, q-b-l, w-f-y, n-s-b, gh-y-r, n-q-s): fa-laa taku fii miryatin mimmaa ya'budu haa'ulaa'i... diterjemahkan 'jangan ragu; mereka menyembah hanya sebagaimana nenek-moyang' (akar m-r-y: miryah, keraguan; akar '-b-d + akar '-b-w, kritik TAQLID: peribadatan warisan-buta tanpa burhaan, cf. 2:170, 43:22-24, benang-merah terjemahan ini anti-ikut-turun-temurun). gloss '(kebatilan)' dibuang.
Aplikasi
Diagnosis penting: penyembahan mereka 'tidaklah kecuali sebagaimana nenek moyang mereka menyembah sebelumnya', praktik yang murni diwariskan tanpa dasar independen, tetap akan menerima konsekuensi penuh yang setimpal. Konkretnya: mempraktikkan sesuatu semata karena diwariskan turun-temurun (tanpa pernah memeriksa dasarnya secara independen) tidak membebaskan dari tanggung jawab atas praktik itu, warisan tradisi bukan pembenaran otomatis, dan konsekuensinya tetap berlaku penuh terlepas dari asal-usul kebiasaan itu.