وَلَا تَرْكَنُوا إِلَى الَّذِينَ ظَلَمُوا فَتَمَسَّكُمُ النَّارُ وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ أَوْلِيَاءَ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَ
Dan janganlah kalian condong kepada orang-orang yang zalim, sehingga api menyentuh kalian, dan tidak ada bagi kalian selain Allah satu pelindung pun, kemudian kalian tidak akan ditolong.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَلَا تَرْكَنُوا إِلَى الَّذِينَ ظَلَمُوا فَتَمَسَّكُمُ النَّارُ وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ أَوْلِيَاءَ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَwa-laa tarkanuu ilaa lladziina zhalamuu fa-tamassakumu n-naaru wa-maa lakum min duuni llaahi min awliyaa'a tsumma laa tunsharuunadan janganlah kalian condong kepada orang-orang yang zalim, sehingga api menyentuh kalian, dan tidak ada bagi kalian selain Allah satu pelindung pun, kemudian kalian tidak akan ditolong
Terjemahan per kata (17 kata)
- وَلَاwa-laadan janganlah
- تَرْكَنُواtarkanuukalian condong
- إِلَىilaakepada
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- ظَلَمُواzhalamuuberbuat zalim
- فَتَمَسَّكُمُfa-tamassakumumaka menimpa kalian
- النَّارُn-naaruapi
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- لَكُمْlakumbagi kalian
- مِنْmindari
- دُونِduuniselain
- اللَّهِllaahiAllah
- مِنْmindari
- أَوْلِيَاءَawliyaa'apara pelindung
- ثُمَّtsummakemudian
- لَاlaatidak
- تُنْصَرُونَtunsharuunakalian ditolong
Inti bacaan
Peringatan halus namun tegas: 'janganlah kalian condong kepada orang-orang yang zalim', bukan hanya larangan bergabung aktif, melainkan larangan bahkan sekadar condong/bersimpati secara bertahap. Konkretnya: bahaya keterlibatan dengan kesalahan sering dimulai bukan dari keputusan aktif bergabung, melainkan dari kecondongan bertahap dan halus (bersimpati, membiarkan, tidak menjaga jarak), mengenali dan menghentikan kecondongan halus ini sejak dini mencegah keterlibatan yang lebih dalam nantinya.
Penjelasan pilihan kata
'api' (an-naaru, generik) sudah benar sejak draf.
Tafsiran
Larangan 'condong kepada orang-orang yang zalim' ini memperluas peringatan sebelumnya (11:112 'janganlah melampaui batas') ke ranah relasi sosial: keteguhan pribadi tidak cukup jika dibarengi kedekatan yang melunturkan batas moral.
Renungan dan Hikmah
- Yang dilarang Allah bukan bergabung, melainkan condong. Kata yang menunjuk kemiringan, bukan perpindahan. Yang dijaga tahap yang paling awal, ketika belum ada satu pun keputusan yang diambil.
- Kata yang dipakai api menyentuh kalian. Bukan membakar atau melahap. Sentuhan itu sepadan dengan condong: keduanya bentuk paling ringan dari sesuatu yang jauh lebih besar.
- Kalimat berikutnya menyebut tidak ada bagi kalian pelindung selain Allah. Diletakkan sesudah larangan condong. Orang yang mencari perlindungan lewat kedekatan dengan yang berkuasa diingatkan bahwa perlindungan itu memang tidak berada di sana.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-k-n, zh-l-m, m-s-s, n-w-r, d-w-n, a-l-h, w-l-y, n-s-r): wa laa tarkanuu ila lladhiina zhalamuu fa-tamassakumu n-naar. diterjemahkan 'jangan condong kepada yang zalim' (akar r-k-n: rukuun, bersandar-cenderung; akar zh-l-m + akar w-l-y, larangan berpihak/bersandar pada kezaliman, prinsip sikap-politik terjemahan ini: tak melegitimasi penindas). Selaras.