وَلَا تَرْكَنُوا إِلَى الَّذِينَ ظَلَمُوا فَتَمَسَّكُمُ النَّارُ وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ أَوْلِيَاءَ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَ

Dan janganlah kalian condong kepada orang-orang yang zalim, sehingga api menyentuh kalian, dan tidak ada bagi kalian selain Allah satu pelindung pun, kemudian kalian tidak akan ditolong.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَلَا تَرْكَنُوا إِلَى الَّذِينَ ظَلَمُوا فَتَمَسَّكُمُ النَّارُ وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ أَوْلِيَاءَ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَwa-laa tarkanuu ilaa lladziina zhalamuu fa-tamassakumu n-naaru wa-maa lakum min duuni llaahi min awliyaa'a tsumma laa tunsaruunadan janganlah kalian condong kepada orang-orang yang zalim, sehingga api menyentuh kalian, dan tidak ada bagi kalian selain Allah satu pelindung pun, kemudian kalian tidak akan ditolong
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar r-k-n, zh-l-m, m-s-s, n-w-r, d-w-n, a-l-h, w-l-y, n-s-r): wa laa tarkanuu ila lladhiina zhalamuu fa-tamassakumu n-naar... diterjemahkan 'jangan condong kepada yang zalim' (akar r-k-n: rukuun, bersandar-cenderung; akar zh-l-m + akar w-l-y, larangan berpihak/bersandar pada kezaliman, prinsip sikap-politik terjemahan ini: tak melegitimasi penindas). Selaras.

Aplikasi

Peringatan halus namun tegas: 'janganlah kalian condong kepada orang-orang yang zalim', bukan hanya larangan bergabung aktif, melainkan larangan bahkan sekadar condong/bersimpati secara bertahap. Konkretnya: bahaya keterlibatan dengan kesalahan sering dimulai bukan dari keputusan aktif bergabung, melainkan dari kecondongan bertahap dan halus (bersimpati, membiarkan, tidak menjaga jarak), mengenali dan menghentikan kecondongan halus ini sejak dini mencegah keterlibatan yang lebih dalam nantinya.