وَمَا كَانَ رَبُّكَ لِيُهْلِكَ الْقُرَىٰ بِظُلْمٍ وَأَهْلُهَا مُصْلِحُونَ
Dan Tuhanmu tidaklah akan membinasakan negeri-negeri secara zalim sedang penduduknya adalah orang-orang yang membangun kebaikan.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَمَا كَانَ رَبُّكَ لِيُهْلِكَ الْقُرَىٰ بِظُلْمٍ وَأَهْلُهَا مُصْلِحُونَwa-maa kaana rabbuka li-yuhlika l-quraa bi-zhulmin wa-ahluhaa muslihuunadan Tuhanmu tidaklah akan membinasakan negeri-negeri secara zalim sedang penduduknya adalah orang-orang yang membangun kebaikan
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar k-w-n, r-b-b, h-l-k, q-r-y, zh-l-m, a-h-l, s-l-h): wa maa kaana rabbuka li-yuhlika l-quraa bi-zhulmin wa ahluhaa muslihuun diterjemahkan 'tak membinasakan negeri sedang penduduknya muslihuun' (akar h-l-k + akar zh-l-m + akar s-l-h, muslih: pembangun-perbaikan; kunci: umat binasa karena FASAD+tanpa-reformasi, bukan karena beda-keyakinan; keadilan-Ilahi, cf. 11:116). Selaras.
Aplikasi
Prinsip penting: sebuah negeri tidak dibinasakan secara zalim selama penduduknya 'orang-orang yang membangun kebaikan (muslihuun)', perlindungan terkait langsung dengan keterlibatan aktif dalam perbaikan, bukan sekadar kesalehan pasif individual. Konkretnya: keterlibatan aktif memperbaiki dan membangun kebaikan dalam komunitas (bukan hanya menjaga kesalehan pribadi secara terpisah) punya nilai perlindungan kolektif, kontribusi aktif pada perbaikan bersama adalah tanggung jawab yang melampaui urusan pribadi semata.