إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ يَا أَبَتِ إِنِّي رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَأَيْتُهُمْ لِي سَاجِدِينَ
Ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, "Wahai ayahku, sesungguhnya aku melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan; aku melihat mereka bersujud kepadaku."
Terjemahan bertahap (20 jeda)
- إِذْidzketika
- قَالَqaalaberkata
- يُوسُفُYuusufuYusuf
- لِli-kepada
- أَبِيهِabiihiayahnya
- يَاyaawahai
- أَبَتِabatiayahku
- إِنِّيinniisesungguhnya aku
- رَأَيْتُra'aytumelihat
- أَحَدَahadasebelas
- عَشَرَ'asyarasebelas
- كَوْكَبًاkawkabanbintang
- وَwa-dan
- الشَّمْسَasy-syamsamatahari
- وَwa-dan
- الْقَمَرَal-qamarabulan
- رَأَيْتُra'aytuaku melihat
- هُمْhummereka
- لِيliikepadaku
- سَاجِدِينَsaajidiinabersujud
Terjemahan per kata (16 kata)
- إِذْidzketika
- قَالَqaalaberkata
- يُوسُفُYuusufuYusuf
- لِأَبِيهِli-abiihikepada bapaknya
- يَاyaawahai
- أَبَتِabatiayahku
- إِنِّيinniisesungguhnya aku
- رَأَيْتُra'aytuaku melihat
- أَحَدَahadaseorang
- عَشَرَ'asyarasepuluh
- كَوْكَبًاkawkabanbintang
- وَالشَّمْسَwa-sy-syamsadan matahari
- وَالْقَمَرَwa-l-qamaradan bulan
- رَأَيْتُهُمْra'aytuhumaku melihat mereka
- لِيliikepadaku
- سَاجِدِينَsaajidiinaorang-orang yang bersujud
Inti bacaan
Mimpi Yusuf dibagikan dengan polos kepada ayahnya, kepolosan seorang anak menceritakan sesuatu yang istimewa tanpa menyadari potensi bahaya di baliknya, sebuah kepercayaan yang wajar namun perlu bimbingan.
Penjelasan pilihan kata
Kata 'ayahku' (abati) memakai bentuk sapaan khusus yang mengandung nada kasih sayang, berbeda dari sekadar 'ayahku' netral. Kata yang diterjemahkan 'bersujud' (saajidiin) berasal dari akar yang sama dengan gerakan salat, menandai penghormatan total, bukan sekadar membungkuk.
Tafsiran
Mimpi ini menjadi benih dari seluruh kisah yang mengikutinya: sebelas bintang, matahari, dan bulan bersujud kepada Yusuf menubuatkan penghormatan yang kelak diterimanya, meski jalan menuju ke sana melewati pengkhianatan, perbudakan, dan penjara. Yusuf menceritakan mimpi ini dengan polos kepada ayahnya, tanpa menyadari potensi bahayanya.
Renungan dan Hikmah
- Mimpi tentang sebelas benda langit bersujud menubuatkan pembalikan yang baru terwujud penuh di akhir surah, ketika kedua orang tua dan saudara-saudara Yusuf benar-benar bersujud kepadanya, jarak panjang antara mimpi dan pemenuhannya adalah struktur inti kisah ini.
- Yusuf membagikan sesuatu yang istimewa tentang dirinya kepada ayahnya dengan kepercayaan penuh, tanpa menghitung risiko, kepolosan itu sendiri bukan kesalahan, tapi memerlukan bimbingan orang dewasa yang lebih memahami dinamika di sekitarnya, seperti yang segera diberikan Ya'qub di ayat berikutnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, a-b-w, r-a-y, a-h-d, '-sh-r, k-w-k-b, sh-m-s, q-m-r, s-j-d): ra'aytu diterjemahkan 'aku melihat' (akar r-'-y); kawkab diterjemahkan 'bintang'; saajidiin diterjemahkan 'sujud' (akar s-j-d SJD). gloss '(Ya'qub)/(bermimpi)' dibuang.