اقْتُلُوا يُوسُفَ أَوِ اطْرَحُوهُ أَرْضًا يَخْلُ لَكُمْ وَجْهُ أَبِيكُمْ وَتَكُونُوا مِنْ بَعْدِهِ قَوْمًا صَالِحِينَ

Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu tempat, agar wajah ayah kalian menjadi kosong bagi kalian, dan kalian setelahnya menjadi kaum yang saleh.

Terjemahan bertahap (15 jeda)

  1. اقْتُلُواuqtuluubunuhlah
  2. يُوسُفَYuusufaYusuf
  3. أَوِawiatau
  4. اطْرَحُوهُithrahuuhubuanglah dia
  5. أَرْضًاardhanke suatu tempat
  6. يَخْلُyakhlumenjadi kosong
  7. لَكُمْlakumbagi kalian
  8. وَجْهُwajhuwajah
  9. أَبِيكُمْabiikumayah kalian
  10. وَwa-dan
  11. تَكُونُواtakuunuukalian menjadi
  12. مِنْmindari
  13. بَعْدِهِba'dihisetelahnya
  14. قَوْمًاqawmankaum
  15. صَالِحِينَshaalihiinayang saleh

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. اقْتُلُواuqtuluubunuhlah kalian
  2. يُوسُفَYuusufaYusuf
  3. أَوِawiatau
  4. اطْرَحُوهُithrahuuhubuanglah dia
  5. أَرْضًاardhanbumi
  6. يَخْلُyakhlumenyendiri
  7. لَكُمْlakumbagi kalian
  8. وَجْهُwajhuwajah
  9. أَبِيكُمْabiikumbapak kalian
  10. وَتَكُونُواwa-takuunuudan kalian menjadi
  11. مِنْmindari
  12. بَعْدِهِba'dihisesudahnya
  13. قَوْمًاqawmankaum
  14. صَالِحِينَshaalihiinaorang-orang saleh

Inti bacaan

Rencana mengerikan yang dibungkus pembenaran diri yang menyesatkan: 'agar kalian setelahnya menjadi kaum yang saleh', seolah kejahatan besar bisa menjadi titik awal 'kesalehan' yang bersih setelahnya. Konkretnya: waspadai pembenaran diri yang menjanjikan 'setelah ini aku akan menjadi lebih baik' sebagai alasan melakukan sesuatu yang jelas-jelas salah sekarang, logika 'kejahatan sebagai batu loncatan menuju kebaikan' adalah pembenaran diri yang menyesatkan dan berbahaya.

Penjelasan pilihan kata

Frasa 'wajah ayah kalian menjadi kosong bagi kalian' adalah ungkapan Arab bermakna perhatian ayah mereka akan sepenuhnya tertuju pada mereka, tanpa terbagi lagi dengan Yusuf: dipertahankan sebagai ungkapan literal karena citranya (wajah yang kosong bagi mereka) adalah bagian dari kekerasan bahasa yang disengaja dalam rencana ini.

Tafsiran

Usulan pertama ini (pembunuhan langsung), datang dengan pembenaran diri yang menyesatkan: seolah kejahatan besar bisa menjadi awal dari menjadi kaum yang saleh. Logika ini akan segera dilunakkan, bukan dibatalkan, oleh saudara lain di ayat berikutnya, yang mengusulkan sumur alih-alih pembunuhan langsung.

Renungan dan Hikmah

  • Empat rangkaian di ayat ini tak berulang di tempat lain mana pun: اقْتُلُوا يُوسُفَ, اطْرَحُوهُ, يَخْلُ لَكُمْ وَجْهُ أَبِيكُمْ, dan قَوْمًا صَالِحِينَ. Yang terakhir itu paling berbicara, kata untuk “saleh” sering muncul di Quran, tetapi susunan “kaum yang saleh” sebagai sesuatu yang direncanakan akan dijadi-jadikan sesudah suatu perbuatan, cuma ada di mulut mereka, dan cuma sekali.
  • Alasan yang mereka pakai sudah disiapkan satu ayat sebelumnya. Di 12:8 mereka menyimpulkan ayah mereka “dalam kekeliruan yang nyata”, jadi ketika sampai ke ayat ini, yang hendak dikosongkan bukan lagi kasih seorang ayah melainkan sebuah kekeliruan yang menurut mereka perlu diluruskan. Ungkapan يَخْلُ لَكُمْ menggambarkan wajah yang dikosongkan supaya bisa diisi ulang. Perbuatan itu tidak diusulkan sebagai kejahatan yang ditanggung, melainkan sebagai pembetulan yang dikerjakan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-t-l, t-r-h, a-r-d, kh-l-w, w-j-h, a-b-w, k-w-n, b-'-d, q-w-m, s-l-h): uqtuluu diterjemahkan 'bunuhlah' (akar q-t-l); itrahuu diterjemahkan 'buanglah' (akar t-r-h); yakhlu lakum wajhu abiikum diterjemahkan 'wajah ayah kalian menjadi kosong/tertuju bagi kalian' (akar w-j-h WJH, ungkapan; terjemahan lain 'perhatian Ayah tertumpah'). gloss '(bertobatlah sehingga)' dibuang.