قَالُوا يَا أَبَانَا مَا لَكَ لَا تَأْمَنَّا عَلَىٰ يُوسُفَ وَإِنَّا لَهُ لَنَاصِحُونَ

Mereka berkata, "Wahai ayah kami, mengapa engkau tidak memercayai kami atas Yusuf, padahal sesungguhnya kami benar-benar penasihat yang tulus baginya?"

Terjemahan bertahap (14 jeda)

  1. قَالُواqaaluumereka berkata
  2. يَاyaawahai
  3. أَبَانَاabaanaaayah kami
  4. مَاmaamengapa
  5. لَكَlakadenganmu
  6. لَاlaatidak
  7. تَأْمَنَّاta'mannaaengkau memercayai kami
  8. عَلَىٰ'alaaatas
  9. يُوسُفَYuusufaYusuf
  10. وَwa-padahal
  11. إِنَّاinnaasesungguhnya kami
  12. لَهُlahubaginya
  13. لَla-benar-benar
  14. نَاصِحُونَnaashihuunapenasihat yang tulus

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. قَالُواqaaluumereka berkata
  2. يَاyaawahai
  3. أَبَانَاabaanaaayah kami
  4. مَاmaamengapa
  5. لَكَlakabagimu
  6. لَاlaatidak
  7. تَأْمَنَّاta'mannaaengkau mempercayai kami
  8. عَلَىٰ'alaaatas
  9. يُوسُفَYuusufaYusuf
  10. وَإِنَّاwa-innaadan sesungguhnya kami
  11. لَهُlahubaginya
  12. لَنَاصِحُونَla-naashihuunabenar-benar orang-orang yang menasihati

Inti bacaan

Manipulasi lewat kata-kata kepercayaan: 'mengapa engkau tidak memercayai kami. kami benar-benar menginginkan kebaikan baginya?', permohonan yang menggunakan bahasa kepedulian justru menyembunyikan niat sebaliknya. Konkretnya: waspadai permohonan atau jaminan yang menggunakan bahasa kepedulian dan kepercayaan secara berlebihan sebagai alat meyakinkan, terutama saat ada motif tersembunyi, kata-kata yang meyakinkan tidak selalu mencerminkan niat yang sebenarnya, terutama saat datang dari pihak yang punya kepentingan tersembunyi.

Penjelasan pilihan kata

Kata yang diterjemahkan 'penasihat yang tulus' (naasihuun) berasal dari akar yang bermakna memberi nasihat dengan ketulusan, tanpa motif tersembunyi: ironis karena kata inilah yang mereka pakai justru saat motif mereka sepenuhnya bertentangan dengan maknanya.

Tafsiran

Pertanyaan retoris ini dan klaim diri sebagai penasihat yang tulus adalah manipulasi lewat bahasa kepedulian: persis kata yang seharusnya menandai ketulusan dipakai untuk menutupi niat sebaliknya.

Renungan dan Hikmah

  • Mereka bertanya mengapa ayah mereka tidak mempercayakan Yusuf kepada mereka. Enam ayat kemudian, di 12:17, mereka sendiri yang berkata “dan engkau tidak akan percaya kepada kami”; dari akar kata yang sama persis dengan yang mereka pakai di sini. Pertanyaan yang dipakai untuk membuka jalan itu akhirnya dijawab oleh mulut mereka sendiri, sesudah perbuatannya, tanpa perlu ada yang menuduh.
  • Bentuk kata “penasihat yang tulus” yang mereka pakai muncul di dua tempat: di sini dan 28:12. Di 28:12 yang mengucapkannya saudara perempuan Musa, menawarkan keluarga yang akan merawat bayi itu, dan tawarannya benar-benar ditepati, sebab keluarga yang ia maksud adalah ibu bayi itu sendiri. Kata yang sama keluar dari dua mulut: satu memakainya untuk mengembalikan seorang anak kepada ibunya, satu untuk membawa seorang anak pergi dari ayahnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, a-b-w, a-m-n, n-s-h): ta'mannaa diterjemahkan 'memercayai kami' (akar '-m-n); naasihuun diterjemahkan 'penasihat (yang menginginkan kebaikan)' (akar n-s-h). Selaras.