قَالُوا يَا أَبَانَا إِنَّا ذَهَبْنَا نَسْتَبِقُ وَتَرَكْنَا يُوسُفَ عِنْدَ مَتَاعِنَا فَأَكَلَهُ الذِّئْبُ ۖ وَمَا أَنْتَ بِمُؤْمِنٍ لَنَا وَلَوْ كُنَّا صَادِقِينَ
Mereka berkata, "Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu serigala memangsanya; dan engkau tidak akan percaya kepada kami, sekalipun kami orang-orang yang benar."
Terjemahan bertahap (24 jeda)
- قَالُواqaaluumereka berkata
- يَاyaawahai
- أَبَانَاabaanaaayah kami
- إِنَّاinnaasesungguhnya kami
- ذَهَبْنَاdzahabnaakami pergi
- نَسْتَبِقُnastabiquberlomba
- وَwa-dan
- تَرَكْنَاtaraknaakami tinggalkan
- يُوسُفَYuusufaYusuf
- عِنْدَ'indadi dekat
- مَتَاعِنَاmataa'inaabarang-barang kami
- فَfa-lalu
- أَكَلَهُakalahumemangsanya
- الذِّئْبُadz-dzi'buserigala
- وَwa-dan
- مَاmaatidak
- أَنْتَantaengkau
- بِbi-akan
- مُؤْمِنٍmu'mininpercaya
- لَنَاlanaakepada kami
- وَwa-sekalipun
- لَوْlawseandainya
- كُنَّاkunnaakami adalah
- صَادِقِينَshaadiqiinaorang-orang yang benar
Terjemahan per kata (19 kata)
- قَالُواqaaluumereka berkata
- يَاyaawahai
- أَبَانَاabaanaaayah kami
- إِنَّاinnaasesungguhnya kami
- ذَهَبْنَاdzahabnaakami pergi
- نَسْتَبِقُnastabiqukami berlomba
- وَتَرَكْنَاwa-taraknaadan kami meninggalkan
- يُوسُفَYuusufaYusuf
- عِنْدَ'indadi sisi
- مَتَاعِنَاmataa'inaabarang kami
- فَأَكَلَهُfa-akalahumaka memakannya
- الذِّئْبُadz-dzi'buserigala
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- أَنْتَantaengkau
- بِمُؤْمِنٍbi-mu'mininorang yang beriman
- لَنَاlanaabagi kami
- وَلَوْwa-lawdan sekiranya
- كُنَّاkunnaakami adalah
- صَادِقِينَshaadiqiinaorang-orang yang benar
Inti bacaan
Kebohongan yang direncanakan matang, lengkap dengan alasan yang masuk akal ('serigala memangsanya'), kecanggihan tipu daya yang dipersiapkan dengan detail untuk tampak meyakinkan.
Penjelasan pilihan kata
Kata 'orang-orang yang benar' (saadiqiin) di sini diucapkan justru oleh mereka yang berbohong: ironi yang tajam, memakai kata kejujuran untuk membungkus kebohongan.
Tafsiran
Kalimat penutup mereka adalah manuver defensif yang cerdik: mendahului kecurigaan ayah mereka dengan mengeklaim ketidakpercayaan itu tidak adil, bahkan sebelum kebohongan mereka diuji. Ini bukan permintaan maaf atas kecurigaan yang wajar, melainkan usaha membungkam kecurigaan itu di muka.
Renungan dan Hikmah
- Klaim 'kamu tidak akan percaya kepadaku sekalipun aku jujur' yang diucapkan mendahului bukti apa pun patut dicurigai justru karena bentuknya, ia berusaha memindahkan beban pembuktian dari pembicara ke pendengar, seolah keraguan yang wajar adalah masalah si pendengar, bukan konsekuensi wajar dari cerita yang mencurigakan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, a-b-w, dz-h-b, s-b-q, t-r-k, '-n-d, m-t-', a-k-l, dz-a-b, a-m-n, k-w-n, s-d-q): nastabiqu diterjemahkan 'berlomba' (akar s-b-q); taraknaa diterjemahkan 'meninggalkan' (akar t-r-k); mu'min lanaa diterjemahkan 'percaya kepada kami' (akar '-m-n); saadiqiin diterjemahkan 'orang-orang yang benar' (akar s-d-q putaran 84). Selaras.