وَجَاءُوا عَلَىٰ قَمِيصِهِ بِدَمٍ كَذِبٍ ۚ قَالَ بَلْ سَوَّلَتْ لَكُمْ أَنْفُسُكُمْ أَمْرًا ۖ فَصَبْرٌ جَمِيلٌ ۖ وَاللَّهُ الْمُسْتَعَانُ عَلَىٰ مَا تَصِفُونَ

Dan mereka datang membawa bajunya dengan darah palsu. Ia berkata, "Sebenarnya diri kalian sendiri menghiasi suatu urusan bagi kalian; maka kesabaran yang baik. Dan Allah yang dimohonkan pertolongan atas apa yang kalian gambarkan."

Terjemahan bertahap (22 jeda)

  1. وَwa-dan
  2. جَاءُواjaa'uumereka datang
  3. عَلَىٰ'alaamembawa
  4. قَمِيصِهِqamiishihibajunya
  5. بِbi-dengan
  6. دَمٍdamindarah
  7. كَذِبٍkadzibinpalsu
  8. قَالَqaalaia berkata
  9. بَلْbalsebenarnya
  10. سَوَّلَتْsawwalatmenghiasi
  11. لَكُمْlakumbagi kalian
  12. أَنْفُسُكُمْanfusukumdiri kalian sendiri
  13. أَمْرًاamransuatu urusan
  14. فَfa-maka
  15. صَبْرٌshabrunkesabaran
  16. جَمِيلٌjamiilunyang baik
  17. وَwa-dan
  18. اللَّهُAllaahuAllah
  19. الْمُسْتَعَانُal-musta'aanuyang dimohonkan pertolongan
  20. عَلَىٰ'alaaatas
  21. مَاmaaapa yang
  22. تَصِفُونَtashifuunakalian gambarkan

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. وَجَاءُواwa-jaa'uudan mereka datang
  2. عَلَىٰ'alaaatas
  3. قَمِيصِهِqamiishihibajunya
  4. بِدَمٍbi-damindengan darah
  5. كَذِبٍkadzibindusta
  6. قَالَqaalaberkata
  7. بَلْbalbahkan
  8. سَوَّلَتْsawwalatmemperindah
  9. لَكُمْlakumbagi kalian
  10. أَنْفُسُكُمْanfusukumdiri kalian
  11. أَمْرًاamranurusan
  12. فَصَبْرٌfa-shabrunmaka kesabaran
  13. جَمِيلٌjamiilunyang baik
  14. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  15. الْمُسْتَعَانُal-musta'aanutempat memohon pertolongan
  16. عَلَىٰ'alaaatas
  17. مَاmaaapa yang
  18. تَصِفُونَtashifuunakalian sifatkan

Inti bacaan

Respons Ya'qub yang bermartabat: tanpa tuduhan langsung, ia menunjukkan kecurigaan halus ('diri kalian memandang baik suatu urusan') sambil memilih kesabaran yang baik alih-alih konfrontasi yang belum bisa dibuktikan. Konkretnya: menghadapi kecurigaan kuat terhadap sesuatu yang belum bisa dibuktikan secara pasti, memilih kesabaran bermartabat (tanpa tuduhan langsung yang belum berdasar) sambil tetap menyimpan kewaspadaan adalah respons yang matang, tidak semua kecurigaan perlu langsung dikonfrontasi terbuka sebelum bukti yang cukup tersedia.

Penjelasan pilihan kata

Kata 'menghiasi' (sawwalat) berasal dari akar yang bermakna membuat sesuatu tampak menarik atau dibenarkan di mata pelakunya sendiri: Ya'qub tidak menuduh langsung, melainkan menunjukkan bahwa merekalah yang meyakinkan diri sendiri bahwa tindakan mereka bisa dibenarkan. 'Kesabaran yang baik' adalah kalimat nominal tanpa kata kerja dalam bahasa Arabnya, dipertahankan ringkas apa adanya.

Tafsiran

Respons Ya'qub luar biasa terkendali: tanpa tuduhan langsung, ia mengungkapkan kecurigaan yang tajam sambil memilih untuk tidak berkonfrontasi lebih jauh tentang sesuatu yang belum bisa dibuktikannya. Frasa 'kesabaran yang baik' akan diucapkannya lagi kelak, setelah kehilangan Benyamin: menjadi penanda ketabahannya yang berulang.

Renungan dan Hikmah

  • Menghadapi kecurigaan kuat terhadap sesuatu yang belum bisa dibuktikan secara pasti, Ya'qub memilih kesabaran bermartabat tanpa tuduhan langsung yang belum berdasar, sambil tetap menunjukkan bahwa ia tidak sepenuhnya percaya; dua sikap yang tampak berlawanan, curiga dan sabar, ternyata bisa dipegang bersamaan.
  • Frasa 'kesabaran yang baik' yang diucapkan Ya'qub di sini akan diucapkannya lagi kelak, setelah kehilangan Benyamin, pengulangan yang menandai ini bukan reaksi sesaat, melainkan cara hidup yang dipegangnya menghadapi kehilangan berulang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-y-a, q-m-s, d-m-w, k-dz-b, q-w-l, s-w-l, n-f-s, a-m-r, s-b-r, j-m-l, a-l-h, '-w-n, w-s-f): qamiis diterjemahkan 'baju'; dam kadhib diterjemahkan 'darah palsu' (akar k-dz-b); sawwalat diterjemahkan 'memandang baik (menghias)' (akar s-w-l); sabr jamiil diterjemahkan 'kesabaran yang baik' (akar s-b-r); al-musta'aan diterjemahkan 'yang dimohonkan pertolongan' (akar '-w-n); tasifuun diterjemahkan 'menggambarkan' (akar w-s-f). gloss '(yang dilumuri)/(Ya'qub)/(yang buruk)/(bagiku)' dibuang.