وَجَاءَتْ سَيَّارَةٌ فَأَرْسَلُوا وَارِدَهُمْ فَأَدْلَىٰ دَلْوَهُ ۖ قَالَ يَا بُشْرَىٰ هَٰذَا غُلَامٌ ۚ وَأَسَرُّوهُ بِضَاعَةً ۚ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِمَا يَعْمَلُونَ

Dan datanglah sekelompok musafir; mereka menyuruh seorang pengambil air, lalu dia menurunkan timbanya. Dia berkata, "Oh, kabar gembira! Ini ada seorang anak muda." Kemudian mereka merahasiakannya sebagai barang dagangan. Allah berilmu akan apa yang mereka kerjakan.

Terjemahan bertahap (23 jeda)

  1. وَwa-dan
  2. جَاءَتْjaa'atdatanglah
  3. سَيَّارَةٌsayyaaratunsekelompok musafir
  4. فَfa-lalu
  5. أَرْسَلُواarsaluumereka menyuruh
  6. وَارِدَهُمْwaaridahumpengambil air mereka
  7. فَfa-lalu
  8. أَدْلَىٰadlaaia menurunkan
  9. دَلْوَهُdalwahutimbanya
  10. قَالَqaalaia berkata
  11. يَاyaaoh
  12. بُشْرَىٰbusyraakabar gembira
  13. هَٰذَاhaadzaaini
  14. غُلَامٌghulaamunseorang anak muda
  15. وَwa-kemudian
  16. أَسَرُّوهُasarruuhumereka merahasiakannya
  17. بِضَاعَةًbidhaa'atansebagai barang dagangan
  18. وَwa-dan
  19. اللَّهُAllaahuAllah
  20. عَلِيمٌ'aliimunberilmu
  21. بِbi-akan
  22. مَاmaaapa yang
  23. يَعْمَلُونَya'maluunamereka kerjakan

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. وَجَاءَتْwa-jaa'atdan datang
  2. سَيَّارَةٌsayyaaratunkafilah
  3. فَأَرْسَلُواfa-arsaluumaka mereka mengirim
  4. وَارِدَهُمْwaaridahumpengambil air mereka
  5. فَأَدْلَىٰfa-adlaalalu ia menurunkan
  6. دَلْوَهُdalwahutimbanya
  7. قَالَqaalaberkata
  8. يَاyaawahai
  9. بُشْرَىٰbusyraakabar gembira
  10. هَٰذَاhaadzaaini
  11. غُلَامٌghulaamunanak laki-laki
  12. وَأَسَرُّوهُwa-asarruuhudan mereka menyembunyikannya
  13. بِضَاعَةًbidhaa'atanbarang dagangan
  14. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  15. عَلِيمٌ'aliimunberilmu
  16. بِمَاbi-maapada apa yang
  17. يَعْمَلُونَya'maluunamereka kerjakan

Inti bacaan

Bahkan tindakan yang berhasil disembunyikan dengan baik ('menyembunyikannya sebagai barang dagangan') tetap sepenuhnya diketahui, pengingat bahwa kerahasiaan yang tampak berhasil tidak pernah benar-benar menyembunyikan sesuatu dari kesadaran yang menyeluruh.

Penjelasan pilihan kata

Seruan 'kabar gembira' (yaa bushraa) adalah bentuk seruan kepada kabar gembira itu sendiri seolah ia sosok yang dipanggil: gaya seruan yang menandai kegembiraan spontan si pengambil air, sebelum berubah menjadi niat menjadikan Yusuf sebagai barang dagangan yang dirahasiakan.

Tafsiran

Kegembiraan awal si pengambil air segera berubah menjadi eksploitasi: Yusuf yang baru saja lolos dari rencana pembunuhan saudara-saudaranya kini menjadi komoditas yang disembunyikan untuk dijual. Penutup ayat menegaskan bahwa kerahasiaan yang mereka rancang sepenuhnya diketahui, bahkan saat berhasil disembunyikan dari sesama manusia.

Renungan dan Hikmah

  • Kata بِضَاعَة tak pernah muncul di luar surah ini. Sesudah ayat ini ia kembali di 12:62, 12:65, dan 12:88, dan yang disebut begitu bukan lagi Yusuf, melainkan bekal milik saudara-saudaranya. Di 12:62 Yusuf sendiri yang menyuruh agar bekal itu diselipkan kembali ke karung mereka tanpa sepengetahuan mereka, dan di 12:65 mereka baru mendapatinya sesudah karung dibuka di rumah. Kata yang sekali dipakai saat seorang anak diselundupkan sebagai dagangan, dipakai lagi saat anak itu diam-diam mengembalikan sesuatu kepada orang-orang yang menjualnya.
  • Kata kerja “merahasiakan” dalam bentuk lampau jamak muncul lima kali lagi: 5:52, 10:54, 20:62, 21:3, dan 34:33. Di kelimanya objeknya selalu sesuatu yang tak berwujud, penyesalan (10:54, 34:33), percakapan (20:62, 21:3), atau apa yang mereka simpan di dalam diri sendiri (5:52). Di ayat ini objeknya seorang anak manusia.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').